Demi Setetes Madu, Pemburu Lebah Berpindah Tempat Lintas Provinsi

984

PALIYAN-KAMIS PON | Widiyanto (53) warga Banaran 02/02, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pengusaha sekaligus pemburu lebah madu murni sejati. Untuk mendapatkan tetes demi tetes madu murni, Widiyanto rela berpindah-pindah dari kota satu ke kota lain bahkan hingga lintas propinsi.

Selama 32 tahun menekuni usaha ternak lebah madu, Widiyanto telah hafal seluk beluk lebah maupun madu murni. Tidak heran, bapak dua orang anak ini setiap sekali panen lebahnya menghasilkan puluhan kilo madu murni.

Berkat ketekunannya dalam usaha ternak lebah madu, Widiyanto mengaku dapat membiayai sekolah anak-anaknya hingga jenjang pendidikan Perguruan Tinggi.

Saat ini, Widianto tinggal mengontrak di wilayah Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul serta menempati lahan kebun jati milik warga di tepi Jalan Paliyan-Wonosari atau sekitar hutan kayu putih Kapanewon Paliyan sekaligus sebagai ladang usaha lebah madu murni.

“Kalau musim bunga bagus dalam tiga bulan, madu yang dihasilkan minimal 30 kg” jelas Widiyanto, Rabu, (06/01/2021).

Widiyanto menambahkan, madu yang dihasilkanya adalah madu murni. Banyaknya tanaman dan bunga di sekitar tempat usahanya akan membantu percepatan produksi madu yang dihasilkan. Selain itu juga sangat berpengaruh pada kualitas madu.

“Pemasaran madu sesuai permintaan dan pesanan. Kami juga kirim hingga Pulau Sumatra, karena Gunungkidul ini belum banyak penghasil madu, ke depan saya berencana membuka kios madu untuk mempermudah pemasaran,” tutupnya. (Karyanto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.