Elinsia Gadis Cantik Lowvision Mengukir Sejarah

3293

Elinsia Tahana Prananti lahir Gunungkidul, 15 November 2001. Gadis cantik Lowvision anak negeri mengukir sejarah untuk dirinya sendiri, keluarga, dan tanah tumpah kelahirannya.

Elin, begitu nama panggilannya, lahir dari pasangan Joko Susilo (47) dan Puji Winarti (47), keduanya asli Gunungkidul tepatnya di Padukuhan Sambirejo, Kalurahan Semanu, Kepanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul DIY.

Di seluruh jejak kehidupannya, Elin yang kini baru saja dinyatakan lulus dan tamat belajar di bangku SMK, adalah sosok anak negeri yang tidak mengenal kata mundur walau dalam kondisi kedua matanya dinyatakan kurang sempurna (Lowvision).

 

INFO SEHAT – TES MASSAL PEDAGANG PASAR

 

Sejak di usia enam bulan, Elin telah mampu membuktikan bahwa apapun kondisi yang dialami bukanlah penghalang untuk terus berkarya hingga tidak pernah terpikirkan olehnya, akibat dari apa yang dilakukan.

Hanya ada satu alasan bagi Elin, yang saat ini tinggal di RT 001/ 001 Dusun Bangsri, Desa Bangsri Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang Jawa Tengah ini yakni, “Ilmu yang disampaikan melaui media apapun, dengan cara yang baik dan benar adalah cahaya buat sesama”.

Seni bermusik merupakan salah satu pilihannya dalam berkarya. Sebab menurutnya, media musik lebih familier dan mampu hidup subur di setiap jiwa manusia yang sering mengalami berbagai permasalahan dalam perjalanan hidup dan kehidupannya.

 

INFO BISNIS – SALAH SATU CARA MENEKAN MODAL USAHA

 

Musik, menurut Elin, akan mampu memberikan energi positif bagi seluruh unsur kehidupan.

“Dan itu makanya berkarya di bidang musik adalah pilihan saya”, ungkap Elin.

Sejak usia Play Group, Elin memulai bernyanyi, menginjak usia Sekolah Dasar (SD), Ia pun mulai belajar alat musik gitar, piano, sampai alat musik gesek biola.

Berbagai prestasi kejuaraan diperolehnya di bidang ini, predikat juara I Cipta Lagu tingkat nasional mampu disandangnya pada tahun 2016.

 

INFO MUSIK & HIBURAN – SEGERA, MUSISI KOTA TIWUL AKAN BERKIPRAH

 

Selain itu, Elin adalah salah satu anggota kontingen Provinsi DIY pada acara Kemah Rohis Nasional di Bangka Belitung pada tahun 2018. Bahkan Elin bukan hanya lihai dalam olah vocal dan memainkan alat musik. Pada tahun 2017, lembar -lembar piagam penghargaan di bidang seni baca Al Qur’an pun mampu diraihnya.

Uniknya, Si Elinsia yang lahir di Kota Tiwul Gunungkidul ini, pada 2013 lalu juga mendapatkan penghargaan atas kejuaraan catur clasic putri se-Kabupaten Magelang.

Elinsia Tahana Prananti anak kedua dari satu saudara ini, tidak mengenal genre dalam bermusik, semua dipelajari, ditekuni dan terus menerus diaplikasikan dalam bentuk karya indah.

 

INFO HARI INI – NELAYAN DARAT DILAPORKAN ALAMI INI

Dalam bermusik, sejumlah kota besar dan Provinsi telah menjadi tempat singgah dalam pertunjukanya. Beberapa lagu karya Elin, saat ini mulai diupload di channel youtube Joko Mijahan.

Harapan kedaua orang tua dan semua pihak, semoga kisah inspiratif, sosok anak negeri, anak Bumi Handayani, dengan kondisi Elin saat ini akan mampu menjadi energi pemersatu bagi seluruh anak negeri tercinta kita Indonesia.

“Salam dari Anak Handayani”, pungkas Elin. (Red)

 

BREAKING NEWS: WARUNG KELONTONG TERBAKAR, UANG TUNAI PULUHAN JUTA HANGUS




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.