Harga Calon Kupu-Kupu Setara Daging Sapi

334

GUNUNGKIDUL-SENIN LEGI | Ungkrung ulat jati mulai menjadi buruan oleh sebagian warga di Kabupaten Gunungkidul. Selain dikonsumsi sendiri, sebagian warga berburu ungkrung untuk dijual. Bahkan harga calon Kupu-kupu tersebut memiliki daya jual yang sangat fantastis mulai 80 hingga 100 ribu per kilogram.

Meski harganya selangit, namun pesanan ungkrung saat ini menghiasi jagad maya. Mulai dari pembeli hingga penjual yang menawarkan hasil buruan mereka secara online. Bahkan para pemburu ungkrungpun rela menempuh perjalanan jauh untuk menyasar daerah yang dinilai banyak terdapat ungkrung.

Salah satu contoh Mawar (bukan nama sebenarnya) warga Kapanewon Semanu yang sedang melakukan perburuan kepompong hasil metamorfosa ulat jati tersebut di Padukuhan Singkar II, Kalurahan Wareng, Kabupaten Gunungkidul, Senin (15/01/2024).

Selain berburu ungkrung, Mawar mengaku tujuannya ke wilayah wareng sebenarnya untuk berkunjung ke tempat saudaranya, namun karena banyaknya pemburu ungkrung di salah satu hutan jati, mawar memutuskan untuk ikut berburu.

“Mau main di tempat kakak tapi kakak pergi, jadi saya ikut berburu ini,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Tama, warga Nglipar Gunungkidul, ia mengaku tiap hari mencari ungkrung bersama keluarganya untuk memenuhi pesanan.

Saking banyaknya pesanan, ujar Tama, ia bersama orang tuanya melakukan perburuan hingga di beberapa wilayah antara lain Wonosari dan Semanu.

“Saya sama ibu berangkat habis subuh, tadi sehari kami dapat tiga karung tapi belum dikupas,” ujarnya.

Ungkrung jati sendiri merupakan kepompong dari ulat pemakan daun jati berbentuk seperti tabung dengan ujung lancip dan berwarna coklat tua yang dihiasi garis melingkar seperti cincin.

Oleh sebagian warga pecinta makanan ekstrim, sebelum disantap ungkrung biasanya dimasak dengan cara digoreng.

A Yuliantoro




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.