Iring-Iringan Mobil Pemadam Kebakaran, Seorang Pelajar Terlibat Kecelakaan

1380

WONOSARI-SELASA LEGI | Kejadian apes dialami Nova Ritama (18) pelajar asal Padukuhan Sukorejo, 05/09, Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Ngawen, ketika bermaksud mengikuti iring-iringan mobil Pemadam Kebakaran justru terlibat kecelakaan di Jalan Ki Ageng Giring tepatnya di Simpang Empat Pancuran Padukuhan Besari, Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Selasa, (25/01/2022) pukul 02.38 WIB.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul, AKP Suryanto menjelaskan, kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor jenis Yamaha Vega dengan Nomor Polisi (Nopol) AB-5340-UF dengan mobil Pemadam Kebakaran Nopol : AB-8450-RD.

Sebelum peristiwa kecelakaan terjadi, di wilayah Kapanewon Semanu sedang terjadi kebakaran. Kemudian UPT Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gunungkidul menerjunkan 3 (tiga) unit mobil Pemadam Kebakaran.

Ketiga mobil Pemadam kebakaran Berjalan dari arah Barat/Siraman menuju ke arah Timur/Wonosari dengan membunyikan sirine. Sementara saat itu korban berada di warung angkringan depan MTS Wonosari.

Mendengar suara sirine korban penasaran dan dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vega berboncengan dengan temanya Revangga Danu Saputra (16) asal Padukuhan Siyono Tengah, 38/07, Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen melaju dari arah Utara (Siyono) bermaksud mengikuti iring-iringan mobil pemadam kebakaran.

Sesampainya di tempat kejadian pada Jalan Persimpangan Empat sedang melintas mobil Pemadam Kebakaran nomor 3 (tiga) sedangkan mobil pemadam kebakaran nomor 1 dan 2 sudah terlebih dahulu melewati simpang empat ke arah Timur (Semanu).

“Karena laju sepeda motor korban kencang, pengemudi mobil Pemadan Kebakaran Nomor 3 berusaha melakukan upaya pengereman akan tetapi jarak sudah dekat dan pengendara sepada motor tidak bisa menguasai laju sepada motornya sehingga terjadi tabrakan,” jelas Suryanto.

Lebih lanjut disampaikan Suryanto, pasca kejadian sopir mobil Pemadam Kebakaran Wiwit Nurcahyo (36) warga Padukuhan Tukluk, 05/02, Kalurahan Semin, Kapanewon Semin, tidak mengalami luka.

“Untuk pengendara sepeda motor mengalami luka sobek kaki kanan dan kiri, patah kaki sebelah kiri, sadar dan di rawat di RSUD Wonosari, sementara pembonceng menderita luka lecet dagu kiri, nyeri dada, sadar dan juga dirawat di RSUD Wonosari,” pungkas Suryanto. (Agus SW)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.