Mau Memukul Sunaryanta Malah Kena Badingah

5660

GUNUNGKIDUL-SELASA KLIWON | Ada drama kecil di ranah Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul. Bupati Sunaryanta diperolok oleh Fraksi PAN, sementara tanpa disadari bahwa yang terkena getah malah mantan Bupati Bandingah.

Bupati Sunaryanta berkewajiban membuat laporan pertanggungjawaban penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang disusun oleh bupati periode 2016-2021.

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban tersebut telah dilakukan Bupati Sunaryanta di depan rapat paripurna 25-3-2021 silam.

Bupati baru mempertanggungjawabkan pekerjaan Bupati lama karena perintah Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 Pasal 1 Angka 2.

Pada Nota Pengantar LKPJ Sunaryanta menyatakan bahwa dalam menyelenggarakan Pemerintahan Daerah DPRD dan Kepala Daerah berkedudukan sebagai mitra sejajar dengan fungsi yang berbeda.

“DPRD mempunyai fungsi pembentukan Peraturan Daerah penyusunan anggaran dan fungsi pengawasan, sedangkan Kepala Daerah mempunyai fungsi pelaksanaan Peraturan Daerah dan kebijakan daerah,” ujar Bupati Sunaryanta 25-3-2021.

Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Gunungkidul melalui Anwarudin menyoroti LKPJ yang dibuat Bupati Sunaryanta. Dia membuat sejumlah catatan kritis sehingga memantik Ketua DPD PAN Gunungkidul angkat bicara.

Tak pelak langkah mengkritisi LKPJ Sunaryanta menurut Joko Priyatmo pengamat politik yang saat ini berpindah domisili dari Patuk ke Magelang menyatakan, bahwa PAN tidak menyadari kalau yang diketuai itu adalah produk Bupati lama.

“Hj. Bandingah dan Immawan Wahyudi itu adalah pasangan Bupati dan Wakil Bupati yang nota bene pengusungnya adalah PAN,” Tulis Joko Priyatmo via aplikasi WhatsApp, 30-3-2021.

Jepe, demikian sapaan Joko Priyatmo menjelaskan, DPD PAN Gunungkidul gagal bermain drama. Partai berlambang Matahari itu mau mendramatisir SD situasi.

“Mau memukul Sunaryanta di depan publik, tak disadari bahwa yang terpukul bahkan mantan Bupati Hj. Badingah,” pungkasnya. (Bambang Wahyu Widayadi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.