Meski Terjadi Insiden Kecil, Baron 10K Sukses Digelar

5199

TANJUNGSARI MINGGU LEGI | Ribuan peserta lari dilepas Bupati Gunungkidul H. Sunaryanta dan disaksikan oleh sejumlah pejabat. Meski sempat terjadi insiden saat pelepasan peserta, namun adu cepat yang dilaksanakan di kawasan Wisata Pantai Baron tersebut tergolong sukses, Minggu (17/09/2023).

Bertempat di Kawasan Wisata Pantai Baron, Kalurahan Kemadang Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Baron 10K  diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah/

Tampak pula hadir sejumlah pejabat antara lain, Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul Indah Subekti, Kepala Dispora Gunungkidul Supriyanto, Jajaran Kemenpan RI, Seluruh OPD Kabupaten Gunungkidul.

Baron 10K terbagi dalam lima kelas, antara lain SD, SMP, SMA, kelas Umum dan tingkat Nasional. Dari lima kelas tersebut sejumlah pelari mampu menorehkan prestasi dari masing masing kelas.

Para kontestan yang berhasil finish terdepan mendapatkan piagam dan uang pembinaan hingga mencapai jutaan rupiyah.

Selain itu apresiasi kepada pemenang lari 10 kilo tersebut diberikan oleh Bupati Gunungkidul H. Sunaryanta.

“Event tahunan ini sangat penting, bagi yang berprestasi sudah kita berikan uang pembinaan”, ujar Sunaryanta.

Sunaryanta juga menyampaikan, event yang dilaksanakan ini juga diharap dapat membantu mengenalkan destinasi wisata di Gunungkidul.

“Selain mencari atlit berbakat, ajang lari ini juga sekaligus untuk mempromosikan kawasan wisata di Gunungkidul”, jelas Bupati.

Sementara Kepala Dispora Gunungkidul Supriyanto menyampaikan even tahunan tersebut rutin dilaksanakan sebelum adanya pandemi.

“Ajang lomba lari tahunan ini sempat terhenti karena dampak pandemi”, ucap Supriyanto.

Meski sempat terjadi insident jatuhnya salah satu peserta hingga mengalami luka, namun hal tersebut tidak mengganggu jalanya perlombaan.

Guna kelancaran pengguna jalan, jajaran Polsek Tanjungsari bersama Polres Gunungkidul diterjunkan untuk melakukan rekayasa lalu lintas.

Kapolsek Tanjungsari AKP Wawan Anggoro mengatakan, rekayasa arus lalu lintas dilakukan agar wisatawan tidak terganggu.

“Kami berlakukan rekayasa lalulintas agar perjalanan wisatawan lancar”, pungkas Wawan Anggoro.

Meski demikian hal lain diungkapkan oleh Koordinator Satlinmas Baron II Marjono, pihaknya berpendapat ajang Baron 10K tersebut dirasa mengganggu kelancaran perjalanan wisatawan.

“Pengunjung ada yang mengeluh karena macet, kami berharap kedepan lomba tidak dilaksanakan di pintu utama pantai baron, atau setidaknya jangan pas hari libur”, tegas Marjono.

A Yuli




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.