Pembelajaran Secara Daring Diperkirakan Berlanjut Hingga Akhir Tahun 2020

514

WONOSARI – RABU WAGE | Belajar dari Rumah (BDR), akibat virus corona (Covid-19) yang belum berakhir hingga saat ini, diperkirakan akan berlanjut hingga akhir tahun 2020. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul menyatakan sebagian sekolah yang kondisinya memungkinkan diperbolehkan siswa masuk sekolah dengan pembatasan jumlah.

Bahron Rasyid, S.Pd., MM Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul mengatakan, bahwa pembelajaran secara daring masih akan tetap dilaksanakan hingga Desember 2020 mendatang, guna mengurangi resiko hingga situasi sehat kembali.

“Belajar di rumah bukan teori pendidikan, sistem daring ini adalah sebagai teori kesehatan bagi para siswa. Agar anak tetap sehat, tidak terpapar covid maka di rumah saja,” jelas Bahron Selasa (21/07/2020).

 

 

Bahron membahkan, untuk mengatasi kesulitan internet bagi sebagian siswa, maka solusi lain yakni dengan  cara belajar di luar jaringan atau laring. Proses yang dimaksud menurutnya dengan cara siswa diberikan soal secara manual.

Sementara itu, Agus Maryanto S.Pd  Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Nglipar mengeluhkan kendala proses belajar mengajar dari rumah secara online.

Selain tidak semua siswa memiliki handphone, menurut Agus, jaringan internet juga masih menjadi hambatan untuk Belajar dari Rumah (BDR).

“Para siswa yang sinyalnya tidak baik, sehingga mereka harus mencari sinyal kemana  yang ada sinyal bagus, kemudian ada yang  mempunyai android sinyal bagus, tapi kuota terbatas, nah kita kemarin ada dana BOS itu kami subsidi siswa untuk kuota,” kata Agus. (Ertiana)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.