PALIYAN – Rabu Legi | Demi Allah, bukan kami benci hingga mengirimmu jauh ke pesantren. Bukan kami tak cinta wahai anak kesayanganku. Kami bahagia melihat tangismu hari ini, saat kami tinggal pulang. Suatu saat, kau kan merindukan tangis perpisahan itu. Selamat berjuang, anakku! Nanti juga kau akan paham mengapa kami titipkan engkau di pesantren. Maafkan … Lanjutkan membaca SELAMAT MONDOK BUAH HATIKU
Salin dan tempelkan URL ini ke dalam WordPress Anda untuk sematkan
Salin dan tempelkan kode ini ke dalam situs Anda untuk disematkan