Setahun Sekali Kirab, Jalan Nasional Langganan Macet

217

PATUK-Minggu Kliwon | Jalan Nasional Km 23 hingga Km 24 (Kerjan-Putat) langganan macet. Pasalnya, setahun sekali warga Desa Beji, Kecamatan Patuk kirab sepanjang 1 Km. Mereka keluar dari simpang 3 bekas Pasar Sore belok kiri, kembali ke balai desa di depan SMK Muhammadiyah I Patuk.

Mulai dari pukul 14.45 hingga 15.59 WIB, pengguna jalan dari arah Wonosari tertahan hingga SPBU Gading, Kecamatan Playen.

Jamaah Haji Asal Gunungkidul Tertua 89 Tahun

“Saya harus menepi di Km 24, ketimbang menambah ruwetnya jalan,” ujar Suwarno (55) pengemudi truk angkutan berat, (14/07).

Warga Padukuhan Kedung Prahu, Desa, Krajan, Sukoharjo, Jawa Tengah ini mengaku pilih menepi sekalian makan siang di warung Km 24, ketimbang semeter berjalan, semeter berhenti.

Sekedar diketahui, demikian kesaksian warga setempat, panjang kirab budaya tidak kurang dari 1 Km.

“Padahal yang kirab hanya lima padukuhan, karena Kampung Wisata Jelok memilih pesta bersih dusun di tengah sungai Oya sambil gelar musik keroncong,” ujarnya.

Banyak pihak yang menyarankan, sebaiknya kirab budaya itu tidak melintas di jalan nasiona─║, terlebih hari Minggu. (Bambang Wahyu Widayadi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.