WONOSARI – Rabu Wage | Tahun 2016, Direktur Kesehatan Hewan drh. I Ketut Diarmita, MP mengeluarkan buku Pedoman Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Hewan Menular (PHM).
Pada bagian pendahuluan, ditulis, bahwa penyakit Antraks disebut juga Radang Limpa adalah penyakit yang disebabkan oleh kuman Bacillus Anthracis. Bakteri tersebut dapat menyerang semua hewan berdarah panas, termasuk unggas dan manusia.
Secara sporadik penyakit Antraks pernah terjadi pada bison liar.
Antraks, menurut buku PHN, telah dikenal sejak zaman Nabi Musa. Penyakit ini menyerang keledai, kuda, unta, sapi dan domba.
Tahun 1613 di Eropa 60.000 orang meninggal diduga akibat Antraks. Tahun 1923 di Afrika Selatan dilaporkan kematian 30.000 hingga 60.000 ekor hewan.
Penyakit Antraks bersifat universal karena secara geografis tersebar di seluruh dunia, baik negara yang beriklim tropis maupun sub tropis.
Daerah Antraks di benua Asia antara lain Saudi Arabia, Tiongkok, Iran, Irak, Indonesia, Jepang, Pakistan, Siberia dan Tibet.
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…