WONOSARI-SENIN WAGE | Ervan Bambang Dermanto, pengusaha muda warga Gunungkidul bukan atas nama Ketua HIPMI, Senin sore 18-4-2022 demo menolak pembangunan Tugu Tobong Gamping menggantikan Patung Kendhang.
“Saya orang pertama yang menolak tugu tobong gamping, karena tobong gamping identik dengan eksploitasi terhadap alam dan polusi. Masak dijadikan icon,” tulis Bambang Dermanto, lewat aplikasi WhatsApp.
Pada prinsipnya, kata dia, itu icon tugu tobong tidaklah tepat. Karena tobong itu identik dengan eksploitasi alam dan polusi udara kok di jadikan icon.
“Mbok ya pemerintah kalau mau bikin icon itu yang logis, misal Demang Wonopawiro, selaku sosok yang babat alas nongko doyong, atau Pontjodirjo bupati pertama Gunungkidul. Itu di jadikan icon pantas,” tegasnya.
Menurutnya milih icon untuk Gunungkidul ya yang tepat. Terlepas itu jika di bandingkan dengan tugu tobong gamping mending patung kendang, misal terpaksa diganti jangan dirusak karena itu bentuk apresiasi terhadap sang maestro campursarinya Indonesia bahkan dunia yakni Bang Manthos.
Aksi demo dilakukan pukul 16.00 WIB, di Benderan Siyono Harjo. Kabarnya berbarengan dengan Komunitas WATU ABANG yang dikomandani Stevanus Sujoko. Jumlah pendemo terkonfirmasi 15 orang. (Bambang Wahyu)
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…
GUNUNGKIDUL – SABTU WAGE, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Perempatan…