WONOSARI – Jumat Kliwon | Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul berikan antibiotik kepada warga Padukuhan Ngrejek Kulon dan Ngrejek Wetan, Desa Gombang, Kecamatan Ponjong untuk pencegahan penyebaran virus, terkait penemuan dugaan virus antraks.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, pihaknya telah mengambil 40 sampel darah yang saat ini masih dalam pengujian laboratorium. Sampel darah pasien yang sudah diambil telah dikirim ke BB Litvet Bogor untuk diuji.
“Saat ini kita masih menunggu hasil uji laboratorium tersebut, kalau di Bogor itu sangat teliti mereka, kita belum bisa memastikan hasilnya kapan akan keluar,” katanya, Jum’at (10/01/2020).
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pemantauan untuk 120 hari ke depan, untuk menentukan bagaimana langkah selanjutnya.
Dewi mengatakan, ratusan warga di Dusun Ngrejek Kulon dan Ngrejek Wetan, Desa Gombang, Kecamatan Ponjong juga telah diberi antibiotik.
“Warga tidak perlu khawatir atas penyebaran dugaan temuan antraks,” tegasnya.
Dewi menambahkan, antibiotik diberikan kepada warga yang kontak langsung dengan sapi mati. Untuk warga yang lain, kita juga akan berikan antibiotik untuk penanggulangan,” jelasnya.(hr)
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…