WONOSARI – Jumat Kliwon | Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul berikan antibiotik kepada warga Padukuhan Ngrejek Kulon dan Ngrejek Wetan, Desa Gombang, Kecamatan Ponjong untuk pencegahan penyebaran virus, terkait penemuan dugaan virus antraks.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, pihaknya telah mengambil 40 sampel darah yang saat ini masih dalam pengujian laboratorium. Sampel darah pasien yang sudah diambil telah dikirim ke BB Litvet Bogor untuk diuji.
“Saat ini kita masih menunggu hasil uji laboratorium tersebut, kalau di Bogor itu sangat teliti mereka, kita belum bisa memastikan hasilnya kapan akan keluar,” katanya, Jum’at (10/01/2020).
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pemantauan untuk 120 hari ke depan, untuk menentukan bagaimana langkah selanjutnya.
Dewi mengatakan, ratusan warga di Dusun Ngrejek Kulon dan Ngrejek Wetan, Desa Gombang, Kecamatan Ponjong juga telah diberi antibiotik.
“Warga tidak perlu khawatir atas penyebaran dugaan temuan antraks,” tegasnya.
Dewi menambahkan, antibiotik diberikan kepada warga yang kontak langsung dengan sapi mati. Untuk warga yang lain, kita juga akan berikan antibiotik untuk penanggulangan,” jelasnya.(hr)
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta, M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…