PERISTIWA

Aset Kelompok Berpindah di Rumah Misterius Resahkan Warga Natah

NGLIPAR-SENIN PAHING | Pasca dilaporkan ke Polisi, kasus hilangnya aset milik Kelompok Tirta Gayam Sari, Warga menilai penempatan Torn di salah satu rumah baru dinilai tidak tepat. Bahkan keberadaan rumah tersebut juga dianggap meresahkan warga Padukuhan Natah Kulon, Kalurahan Natah, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Selasa (26/12/2023).

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua RT 02 Natah Kulon, Wagino bahwa, posisi Torn saat ini lebih rendah dari sebelumnya. Akibatnya sebagian anggota di RT 02 tidak bisa ikut menggunakan fasilitas tersebut.

Sementara menurut Wagino, ada sekitar delapan orang warganya yang ikut menjadi anggota Kelompok Tirta Gayam Sari. Usai Torn berpindah tempat kini kedelapan warganya tidak bisa ikut menggunakan fasilitas milik kelompok tersebut.

“Menurut saya sekarang justru tidak efektif, karena berada di tempat yang lebih rendah dari sebelumnya,” jelas Wagino.

Selain itu, selaku Ketua RT setempat, dirinya mengaku tidak mengetahui terkait keberadaan rumah baru tersebut. Meski sejumlah warga menyebut bahwa pemilik rumah adalah seorang Dokter warga Jogja, namun Ketua RT setempat tidak tau secara pasti lantaran mulai dari proses pembelian tanah hingga pembangunan rumah tersebut pihaknya tidak mendapatkan laporan.

“Saya tidak tahu pemilik rumah baru itu siapa, karena saya tidak pernah menerima laporan tentang adanya warga baru, dan jual beli tanahnya dulu kami juga tidak ikut menyaksikan, jual beli tanahnya meninggalkan tradisi Pasesen,” ujarnya.

Sementara menurut Ketua RT, lantaran sering ada aktivitas di rumah baru tersebut yang diikuti oleh sejumlah orang dari luar Natah, keberadaan rumah baru yang menurut sejumlah warga merupakan milik seorang Dokter tersebut kini semakin meresahkan warga.

Warga mengaku resah lantaran aktivitas di rumah baru tersebut tidak melalui pemberitahuan maupun ijin dari RT setempat.

“Kami merasa resah karena kami tidak tahu apa yang mereka lakukan, saya selaku RT juga tidak pernah menerima laporan atau dimintai ijin, yang kami jaga kan keamanannya,” pungkas Wagino.

(A Yuliantoro)

infogunungkidul

Recent Posts

Kliwon Ditemukan Selamat di Hutan Sanglor

GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…

4 jam ago

Seorang Pria ODGJ Ditemukan Gantung Diri

GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…

3 hari ago

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

2 minggu ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

3 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

3 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

4 minggu ago