PERISTIWA

Bupati Tidak Bisa Mensejahterakan Rakyat, Ya “Leren Wae”

WONOSARI-MINGGU WAGE | Keturunan Panji dan darah Kraton angkat bicara soal pemekaran Kabupaten Gunungkidul. Ir. H. Kelick Agung Nugroho, mantan calon Bupati dari jalur perorangan yang gagal pada Pemilu 2019 berpendapat, bahwa Gunungkidul belum saatnya dipecah menjadi dua Kabupaten.

Jika pemekaran itu salah satu ujungnya untuk mensejahterakan rakyat, maka Bupati harus pintar menaikkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Kalau tidak mampu mengatrol PAD, ya leren wae,” ujar Kelick Agung Nugroho, (11-2).

Kelick Agung Nugroho adalah keturunan Panji Harjodipura dari Semanu, yang pernah meneruskan pemerintahan Tumenggung Pantjadirdja pada awal pemerintahan tahun 1831.

Menjadi pemimpin Gunungkidul harus mempunyai kecerdasan cukup, tidak hanya mencari nama, biar mendapat predikat mantan bupati, setelah purna.

“Tidak seperti itu,” tandas Kelick.

Menurutnya, pemekaran boleh-boleh saja, asal Bupati bersama DPRD sepakat. Tetapi syarat administratif tidak semudah membalik telapak tangan.

Aspirasi tidak hanya dari satu dua gelintir orang. Harus datang dari 144 desa. Menyamakan pendapat mereka tidak bisa dengan cara bayaran seperti orang demo.

Menggelindingkan salju pemekaran Gunungkidul dalam konteks Sigar Semangka, banyak mengundang komentar negatif bernada tidak setuju.

Kembali ke laptop, kata Kelick Agung Nugroho, mari kita tanyakan pada diri kita pribadi betulkah sudah begitu urgen Gunungkidul untuk dipecah?

Raden Mas Kukuh Hertriasning kerabat Kraton Jogja pandangannya beda lagi, bukan ke arah pemekaran, tetapi ke pemberian predikat khusus.

“Kalau saya lebih pada peningkatan status: yaitu Kabupaten Khusus di DIY, dengan geo politik, geo kultur dan diselaraskan dengan histori Mataram dan Kasultanan. Gunungkidul menginduk Undang-Undang Keistimewaan DIY. Daerah ini sebagai penguat Keistimewaan. Gunungkidul menjadi prototipe originalitas politik dan demokrasi menginduk Pemerintah Provinsi dan Kraton sekaligus,” usul Gusti Aning.

(Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

5 jam ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

1 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

2 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

2 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

3 minggu ago