GEDANGSARI – Jumat Pon | Kekeringan masih jadi masalah besar bagi masyarakat di Kabupaten Gunungkidul. Di Padukuhan Mongkrong, Desa Sampang, Kecamatan Gedangsari misalnya, selama musim kemarau kebutuhan air masyarakat masih sangat mendesak.
Bertolak dari kondisi tersebut, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencoba hadir untuk membantu mempermudah warga mendapatkan akses air bersih bersama pemerintah Kecamatan Gedangsari.
VIDEO TERKAIT :
Sedikitnya 7 BUMN hadir dengan program pembangunan wakaf sumur bor, saluran air bersih dan Saluran Rumah (SR) untuk meredam dampak kekeringan.
Camat Gedangsari, Martono Iman Santoso menyampaikan, dalam kondisi musim kemarau panjang seperti saat ini, Ia akan terus menyemangati masyarakat agar bisa bahu membahu, melepaskan diri dari bencana kekeringan yang tiap tahun menghantui.
“Dengan hadirnya para donatur dengan berbagai bantuan dan inovasi semoga menjadikan Gedangsari melimpah air, sehingga kedepan Gedangsari semakin makmur ijo royo-royo,” ujarnya.
Dengan adanya pembangunan wakaf sumur bor ini, kedepan Gedangsari tidak lagi bergantung pada donatur bansos air bersih.
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang tergolong brutal bahkan sadis terhadap…
WONOSARI – RABU KLIWON, Seorang remaja di Gunungkidul, menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan brutal oleh…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…
GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…