GEDANGSARI – Jumat Pon | Kekeringan masih jadi masalah besar bagi masyarakat di Kabupaten Gunungkidul. Di Padukuhan Mongkrong, Desa Sampang, Kecamatan Gedangsari misalnya, selama musim kemarau kebutuhan air masyarakat masih sangat mendesak.
Bertolak dari kondisi tersebut, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencoba hadir untuk membantu mempermudah warga mendapatkan akses air bersih bersama pemerintah Kecamatan Gedangsari.
VIDEO TERKAIT :
Sedikitnya 7 BUMN hadir dengan program pembangunan wakaf sumur bor, saluran air bersih dan Saluran Rumah (SR) untuk meredam dampak kekeringan.
Camat Gedangsari, Martono Iman Santoso menyampaikan, dalam kondisi musim kemarau panjang seperti saat ini, Ia akan terus menyemangati masyarakat agar bisa bahu membahu, melepaskan diri dari bencana kekeringan yang tiap tahun menghantui.
“Dengan hadirnya para donatur dengan berbagai bantuan dan inovasi semoga menjadikan Gedangsari melimpah air, sehingga kedepan Gedangsari semakin makmur ijo royo-royo,” ujarnya.
Dengan adanya pembangunan wakaf sumur bor ini, kedepan Gedangsari tidak lagi bergantung pada donatur bansos air bersih.
Page: 1 2
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…