WONOSARI, Senin Pon – Dunia pakeliran bergeser mencari bentuk baru mengikuti selera publik. Wayang kulit bukan lagi “art for art” (seni untuk seni) tetapi seni untuk masyarakat. Cerita atau lakon tidak penting, yang ditonjolkan full “entertainment” (hiburan).
Dalang Klenyit alias Joko Gemblung asal Padukuhan Bulu, Bejiharjo, Karangmojo gelar kelir mengikuti arus masyarakat yang mulai jenuh dengan pakem.
Ki Klenyit yang nama aslinya Marsudi benar-benar dalang Gemblung. Dia mendeklarasikan ulahnya yang nyentrik di Balai Padukuhan Bulu, Bejiharjo (23/09) malam.
Kepyakan wayang kolaborasi musik dan reok ponoragan ditunggui Mayor Sunaryanto serta Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno, SE.
Marsudi melakukan improvisasi seenaknya. Janturan pada episode pertama tidak lagi teks book. Joko Gemlung mengubah sekenanya dan semaunya. Termasuk lakon yang dimainkan, mau dikatakan carangan tidak tepat.
Gamelan dan gending (musik) serba pelog, mulai dari jejer pertama sampai pakeliran ditutup. Rupanya ini disengaja agar masyarakat terhibur.
Sebelum perang kembang, Marsudi meniru wayang kulit gaya Solo. Cangik dan Limbuk nembang campur sari mulai dari jam 10.00 hingga pukul 00.00 WIB tanpa henti.
Marsudi membiarkan sinden dan pelawak menyapa para penonton seperti biasa dilakukan Cak Diqin, MC sekaligus penyanyi campur sari Sangga Buana.
Pentas malam itu sulit disebut sebagai pelestarian budaya. Yang dilakukan Ki Klenyit lebih pas dijuluki sebagai pagelaran wayang kulit yang mencari bentuk bersamaan dengan pergeseran yang terjadi di masyarakat. Bambang Wahyu Widayadi
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…