SEMIN, SENIN PON-Tanah sepanjang 20 meter tinggi 10 meter longsor mengancam dua rumah Sunarno (55) dan Joni (35) warga Padukuhan Parangan RT 01 RW 09, Desa Semin, Kecamatan Semin.
Laporan tim assessment TRC Bandan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul, menyebutkan, longsor terjadi karena guyuran hujan dalam durasi lama. Posisi tanah tergerus oleh derasnya hujan sehingga ambrol, Minggu, (27/01).
“Tanah sepanjang 20 meter dan tinggi 10 meter longsor dan mengancam dua rumah warga yang berada dibawahnya,” jelas Supriyono, salah satu tim Assesssment TRC BPBD Gunungkidul.
“Kerja bakti memberihkan timbunan tanah telah dilaksanakan. Hal tersebut untuk antisipasi agar longsoran tidak mengenai rumah warga,” ungkapnya.
Dia menambahkan, hujan pukul 13.00 sampai pukul 17.00 WIB dengan intensitas sedang. Warga tidak mengira jika akan terjadi longsor.
Malam hari pukul 22.00 WIB, terdengar suara gemuruh. Sejumlah pohon roboh terbawa longsoran
Pemerintah desa setempat berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Gunungkidul untuk melakukan penanganan lebih lanjut. (Ag/ig)
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…