WONOSARI-RABU PON | Empat tahun terakhir sejak 2016 hingga 2020 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) melalui Bagian Litbang telah melakukan 34 kali penelitian.
Hasil sejumlah itu, yang ditindaklanjuti Pemda sebanyak 28, merupakan hasil kerjasama dengan LIPI, Universitas Gunungkidul dan Universitas Tidar Magelang.
“Di samping penelitian, selama kurun waktu 2016-2020 juga dilaksanakan lomba kreatifitas dan inovasi masyarakat (Krenovamaskat). Ini bentuk penghargaan inovasi yang berkembang, di masyarakat” ujar Saptoyo, Kepala Bappeda, 13-1-2022.
Sementara itu dilaporkan juga capaian inovasi daerah tahun 2018-2020. Menurut catatan Bappeda, nilai inovasi gambarannya terus menanjak.
Tahun 2018 nilainya 480, tahun 2019, tahun 2019 menjadi 4810 (sangat inovatif) dan tahun 2020 nilainya 45136 (terinovatif).
Dalam inovasi tersebut Bappeda melakukan pendampingan ke semua OPD agar bersinergi memajukan daerah menuju kemandirian daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan penelitian dan pengembangan sebelum ada TBUP3 telah banyak dilakukan, tetapi minim publikasi, sehingga warga Gunungkidul tidak banyak tahu fungsi Litbang yang sesungguhnya.
Harapan masyarakat, tahun 2022 yang kabarnya bakal ada Badan Risert Inovasi Daerah (Brida) sebagai gantinya Badan Risert Derah yang telah bubar, hasil penelitian diumumkan secara luas. (Red)
BANTUL - RABU PON, SEORANG pria berinisial AS (34) warga Panggang, Gunungkidul, ditangkap polisi usai…
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…