WONOSARI, Sabtu Pahing | Hariyono, Plt. Ketua Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) dalam kesempatan upacara 1 Juni 2019 menyatakan, lahirnya Pancasila tidak relevan untuk diperdebatkan. Saat ini seluruh elemen bangsa harus fokus ke implementasi.
Sambutan tertulis dibacakan Komandan Kodim 0730 Gunungkidul, Letkol Inf. Noppy Laksana Armiyanto SH di alun-alun Pemda, selaku inspektur upacara (1/6).
“Pancasila perlu dijadikan sebagai sumber politik harapan,” ujarnya di depan Bupati Gunungkidul, tamu undangan dan peserta upacara.
Segenap elemen bangsa, kata dia, harus terus menerus secara konsisten menerapkan Pancasila di segala sendi kehidupan.
Dengan Pancasila, kondisi bangsa Indonesia akan adil dalam kemakmuran serta makmur dalam keadilan.
Itu sebabnya, perdebatan soal ideologi, apalagi soal kelahirnya, sangat tidak relevan, karena hanya membuang-buang energi.
Mengutip pesan Presiden Jokowi, Plt. Kepala BPIP menyatakan memperingati lahirnya Pancasila setiap 1 Juni merupakan keniscayaan. Lebih dari itu, kelahiran Pancasila tidak bisa dipisahkan dengan Piagam Jakarta. Bambang Wahyu Widayadi
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…