GIRISUBO, Rabu Pon – Pembelian pengganti tanah kas desa, Desa Nglindur, Kecamatan Girisubo diduga sarat permainan karena informasi masih simpang-siur. Pungutan berdalih biaya pengukuran yang dibayarkan kepada tim apparsial (tim penilai), dilakukan oleh sejumlah oknum perangkat desa. Kepala Desa belum bisa diklarifikasi.
Sebagaimana diketahui, tanah kas Desa Nglindur terkena mega proyek Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS). Pemerintah Desa harus mencari pengganti, dengan membeli tanah hak milik warga.
Beredar kabar, puluhan orang setor uang dengan nominal yang bervariasi mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
Sarmo (63) salah satu warga Nglidur Kulon mengaku dimintai sejumlah uang oleh oknum perangkat desa.
Dia mengaku harus membayar 547.560, berbukti kwitansi. Setelah dicermati tim apparsial harganya tidak sesuai yang dia harapkan. Sarmo memilih membatalkannya.
BACA JUGA:
Page: 1 2
YOGYAKARTA - RABU PON | POLRES Bantul resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang atau (DPO) terhadap…
GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…