POLITIK

Kabar Terbaru, Doktor Immawan Wahyudi Dikudeta

WAKIL Ketua Badan Pemenangan Pemilu Kepala Daerah Kabupaten Gunungkidul koalisi Kadung Trisno, Heri Kriswanto, S.Ag menyatakan tentang realitas politik.

Satu diantaranya adalah cerita awal tersingkirnya Wakil Bupati Gunungkidul dari peta perpolitikan Pilkada serentak 2020. Menurutnya, Dr. Immawan Wahyudi tidak didhzolimi PAN, melainkan dikudeta oleh alam.

“Betul, alam menghendaki bahwa Dr. Immawan Wahyudi saatnya kembali ke kampus,” demikian Heri Kriswanto, menulis di WhatsApp, kepada awak media Rabu, (21/10/20) malam.

Publik tidak boleh salah tafsir, lanjut politisi PAN yang tinggal di Desa Piyaman itu, bahwa Dr. Immawan Wahyudi tidak dibuang atau PAN membuang Immawan, bahkan mendhzoliminya.

Immawan tersingkir alias tereliminasi karena proses seleksi alam. Itu hak yang normatif.

Perlu diketahui Sutrisna Wibawa kini dijagokan karena beliau memiliki kriteria yang sesuai degan keiginan masyarakat serta perkembangan zaman. PAN menyeleksi calon Bupati degan penuh kehati-hatian dan pertimbangan yang masak.

Lebih rinci, mantan anggota DPRD Gunungkidul itu menyatakan, bahwa Immawan pernah ditawarkan kepada calon mitra koalisi, yakni PKS, Gerindra, dan Demokrat, sebagai bakal calon Bupati, tetapi ketiganya menolak.

Terkait penolakan parpol calon mitra koalisi, sebagian pengamat politik menilai, Immawan tidak disukai oleh elit pucuk pimpinan parpol di luar PAN.

Tidak terkabarkan, mengapa tidak disukai, tetapi patut diduga, karena Immawan tidak punya banyak dana.

“Sementara itu, PAN juga memberi kebebasan kepada Dr. Immawan Wahyudi untuk mencari teman yang mau diajak berkoalisi. Faktanya, Pak Immawan gagal,” tandas Heri Kriswanto.

Perkara di menit terakhir, Immawan selaku petahana maju bergandengan dengan Martanty Soenar Dewi, menurut Heri Kriswanto merupakan realitas politik yang tidak bisa ditampik.

“Yang jelas, Dr. Immawan Wahyudi ditubruk oleh partai NasDem,” tegasnya.

Di samping cerita, bahwa Immawan tereliminir oleh alam pikiran sebagian elit parpol di Gunungkidul, Heri Kriswanto juga membeberkan keberhasilan parpol besutan Amien Rais. PAN sukses dalam mengusung bakal calon Bupati pada tiga periode Pilkada sebelumnya.

Suharto, Sumpeno, dan Badingah menurut Heri Kriswanto berhasil menduduki kursi Gunungkidul-1 merupakan karya politik terbesar Partai Amanat Nasional di bumi Handayani.

Tidak pernah diucapkan, sepertinya Heri Kriswanto optimis, siapa pun yang diusung PAN ada kecenderungan untuk memenangkan kompetisi.

PAN (6 kursi) PKS (4 kursi) Gereindra (4 kursi) dan Demokrat (3 kursi) akan sanggup mengumpulkan angka 160.000 suara,” pungkasnya.

Bambang Krisnadi, mantan anggota DPRD DIY dari PDIP, di berbagai kesempatan menyatakan, bahwa tingkat keterpilihan calon kepala daerah dipengaruhi oleh figur 60 % partai politik 40 %. (Bambang Wahyu Widayadi)

infogunungkidul

Recent Posts

Kekeringan di Gunungkidul, UPZ UP45 Salurkan Puluhan Ribu Liter Air Bersih di Ngawen

GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…

15 jam ago

Puluhan Gambar Muncul, Berikut Hasil Lengkap Bukaan Cupu Kyai Panjala

GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…

3 hari ago

Hari Jadi ke-196, Bupati – Wakil Bupati Gunungkidul Kian Memanas

GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…

5 hari ago

Bukaan Cupu Kyai Panjala Malam Selasa Kliwon, Salah Satu Ritual Sakral di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…

7 hari ago

Polda DIY Gelar Sertijab Dirreskrimum, Kabidkeu, Kapolresta Sleman dan Kapolres Gunungkidul

YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…

2 minggu ago

Pucuk Pimpinan Polda DIY Resmi Berganti

YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…

2 minggu ago