GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING | Kebakaran lahan jati yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia terjadi di Padukuhan Panjatan 010/002, Kalurahan Pengkok, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Senin (07/10) petang.
Dibenarkan Kapolsek Patuk melalui Kasi Humas Polsek Patuk Aiptu Purwanto. Kepada awak media pihaknya menerangkan bahwa sebelumnya yakni sekitar pukul 09.00 WIB, korban atas nama Wagiyo (76) warga Panjatan 010/002, Pengkok, Patuk, sedang melakukan aktifitas di ladang.
“Seperti biasanya, sekitar pukul 10.00 WIB, korban membakar daun kering untuk membuat pupuk alami pada kebunnya,” terang Purwanto.
Namun, beberapa warga yang saat itu melintas, dikatakan Purwanto, melihat api menyala dengan tidak wajar.
“Api begitu besar, dan tidak ada terlihat Bapak Wagiyo menjaga api,” ucap Purwanto menirukan.
Selanjutnya, lebih jauh diungkapkan Purwanto, warga bersama-sama berupaya mencari keberadaan korban.
“Baru sekitar pukul 16.00 WIB salah satu warga melihat seseorang dalam kondisi tertelungkup di ladang,” ungkapnya.
Setelah diindentifikasi warga meyakini dan mengenali wajah korban. Selanjutnya warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Patuk.
“Dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Patuk I, dan Inafis Polres Gunungkidul, korban dinyatakan meninggal dunia murni karena luka bakar hingga 90%,” pungkasnya. (abr)
GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…
YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…
YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…
BANTUL - KAMIS WAGE, POLISI mengungkap kasus dugaan penggelapan sejumlah barang milik sebuah toko grosir…
PENDIRI Ikatan Wartawan Online (IWO) akan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) perdana pada tahun 2026. Dalam…