PERISTIWA

Kondisi Sungai Makin Memprihatinkan, Warga Tuding Limbah Pabrik Tahu Penyebabnya

WONOSARI-RABU KLIWON | Polemik pencemaran limbah sungai di Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul kembali memanas. Sejumlah warga merasa geram setelah sebelumnya, Nanang warga setempat terdampak pencemaran berhasil mengabadikan pembuangan limbah yang diduga dari pabrik tahu.

Meskipun warga sekitar bantaran sungai di Kalurahan Siraman Kapanewon Wonosari, sering menyampaikan keluhan mengenai pencemaran sungai di wilayah tersebut, namun hingga saat ini belum menemukan solusi.

Peran pemerintah melalui dinas terkait hingga saat ini menurut warga belum menunjukkan penanganan secara serius.

Saling tuding penyebab persoalan menjadi problem klasik hingga tahun berganti tahun.

Banyak warga menyampaikan, persoalan pencemaran sungai Siraman diduga akibat limbah beberapa pabrik tahu di wilayah setempat.

Ditengarai warga, pabrik tersebut telah membuang limbah secara liar tanpa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang semestinya.

Akibatnya, air sungai yang dulu jernih dengan banyak habitat kini berubah menjadi keruh, hitam pekat serta menimbulkan bahu busuk menyengat.

Hal ini jelas mengancam kelestarian lingkungan hidup serta kesehatan masyarakat sepanjang bantaran aliran sungai.

Diceritakan oleh Nanang, bahwa belum lama ini pihaknya berhasil merekam pembuangan limbah pabrik tahu yang dialirkan ke sungai Siraman.

Dalam video yang bedurasi 1 menit 10 detik tersebut, tampak aliran air begitu keruh bahkan berwarna hitam pekat.

“Jadi waktu itu (kemarin) sempat ada hujan meskipun waktunya tidak lama, dan biasanya bila hujan tiba pabrik tahu akan membuang limbah ke sungai. Ternyata dugaan saya nyata, akhirnya saya video kejadian itu,” ungkap Nanang, Selasa, (20/10/2020) sore.

Sementara itu tokoh masyarakat Siraman Bowo Paripurno, ST berharap, pihak berwenang secara serius menuntaskan masalah pencemaran lingkungan di sepanjang bantaran aliran sungai Siraman.

Bowo menilai, peran dari dinas dan pemangku kebijakan terkait perlu serius dalam menuntaskan persoalan ini. Bowo merasa prihatin dan khawatir, bila persoalan tersebut terus berlarut tanpa penyelesaian.

“Kami mohon pihak terkait segera turun tangan dengan serius dalam menuntaskan kasus ini, kembalikan sungai kami agar bisa bersih dan sehat,” tegas Bowo.

Senada dengan Bowo, Bangkit dan Seno tokoh pemuda Siraman mengungkapkan, kondisi Sungai Siraman saat ini sangat memprihatinkan. Bukan hal mustahil, bila dalam penanganan persoalan ini tidak serius, warga siap melakukan aksi. (Agus SW)

infogunungkidul

Recent Posts

Kekeringan di Gunungkidul, UPZ UP45 Salurkan Puluhan Ribu Liter Air Bersih di Ngawen

GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…

18 jam ago

Puluhan Gambar Muncul, Berikut Hasil Lengkap Bukaan Cupu Kyai Panjala

GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…

3 hari ago

Hari Jadi ke-196, Bupati – Wakil Bupati Gunungkidul Kian Memanas

GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…

5 hari ago

Bukaan Cupu Kyai Panjala Malam Selasa Kliwon, Salah Satu Ritual Sakral di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…

1 minggu ago

Polda DIY Gelar Sertijab Dirreskrimum, Kabidkeu, Kapolresta Sleman dan Kapolres Gunungkidul

YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…

2 minggu ago

Pucuk Pimpinan Polda DIY Resmi Berganti

YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…

2 minggu ago