NGLIPAR, SENIN PON-Tigapuluh lima (35) anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngudi Pangan, 17 September silam berkumpul di kompleks Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar. Mereka dinilai dalam hal ketramplian menanam sayuran dalam pot.
Penyelenggara lomba bukan pemerintah, melainkan lembaga politik. Slamet, S.Pd. MM atas nama kader Golkar mendorong KWT agar memanfaatkan lahan pekarangan serta teras rumah untuk mencukupi kebutuhan dapur.
“Ada perangsang atau hadiah bagi ibu-ibu yang hebat dalam mengelola pekarangan,” ujar Slamet, (20/11).
Sumarni, salah satu anggota KWT Ngudi Pangan menyatakan, gerakan penanaman sayuran dalam pot/ polybag didasari oleh mendesaknya kebutuhan dapur.
Tigapuluh lima anggota KWT, menurut Sumarni mulai menanam aneka sayuran 7 Agustus silam. Saat ini tanaman tersebut telah membuahkan hasil.
“Bisa mengurangi pengeluaran belanja dapur” ujarnya.
Jenis sayuran yang ditanan, menurutnya, menyesuaikan kebutuhan. Dia menyebut contoh: cabe rawit, tomat, terong, pare, dan sejenisnya.
Sumarni menambahkan, KWT Ngudi Pangan bekerjasama dengan kelompok UPPO, yang memperoleh bantuan dari Kementerian Pertanian. (Agung)
GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Geger persoalan pembongkaran mushola Watu Bolong Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, SEBANYAK 18 unit rumah dinas Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, Aipda S seorang oknum anggota polisi Polsek Kraton menjalani pemeriksaan Propram…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…