WONOSARI Kamis Wage– Lulus ujian, bukan akhir perjuangan, tetapi merupakan awal untuk memulai babak baru. Banyak pilihan tersedia ketika pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Madrasah Ailiah (MA) meraih ijazah. Beberapa pilihan tersebut di antaranya: bekerja, melanjutkan kuliah, atau menikah.
Wika Nugroho, siswa SMK Ma’arif Wonosari jurusan otomotif saat ini mengaku belum mengambil keputusan terkait dengan langkah berikutnya.
“Inginnya sih bekerja, tapi mau kerja apa dan di mana. saya masih belum tahu,” aku Wika Nugroho, saat ditemui infogunungkidul.com 4/5/17.
Berbeda dengan Noviantika siswi SMK Muhammadiyah Wonosari, jurusan Multimedia. Dia memilih urbanisasi ke Surabaya.
“Ada keluarga yang siap menyalurkan saya ke salah satu perusahaan,” timpalnya.
Pengamat pendidikan, Jaka Priyatma (Jepe) diminta komentarnya menyatakan heran, manakala lulusan SMK bingung menentukan pilhan.
“Sekolah kejuruan kok bingung. Basis pendidikannya cukup jelas. Mereka sengaja dipersiapkan untuk masuk dunia kerja. Ini patut dipertanyakan, pasti ada sesuatu yang tidak beres,” kata dia menanggapi fenomena ini.
Menurut Jepe, kalau siswa lulusan SMA gamang, itu wajar, karena plotnya memang dipersiapkan bukan untuk bekerja.
Lebih dari itu, lulusan SMK menganggur, dunia pendidikan perlu ada evaluasi cermat,” kata dia. Daffa Tiara
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…
GUNUNGKIDUL – SABTU WAGE, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Perempatan…