GEDANGSARI – Kamis Wage | Program Mari Wakaf Mata Air Untuk Menggantikan Air Mata di Kecamatan Gedangsari sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dimotori oleh Camat Gedangsari, Martono Imam Santoso diwujudkan dengan pembuatan sumur bor dan pengoptimalan sumur gali untuk memenuhi kebutuhan air terutama pada musim kemarau.
Melalui program ini, Camat Gedangsari mencoba menggandeng beberapa pihak baik lembaga maupun perorangan untuk berkerjasama mengentaskan wilayah Kecamatan Gedangsari dari kondisi krisis air.
Salah satu donatur asal Yogyakarta, Budi Santoso meninjau langsung wilayah yang telah selesai dibuatkan sumur bor yakni di Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari.
Menelan dana hingga 87 juta, beberapa sumur gali dan sumur bor sudah mulai mendapatkan sumber mata air. Sementara untuk pembuatan sumur bor dikerjakan oleh masyarakat secara gotong royong.
“Semoga sumur ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya, sehingga tahun-tahun mendatang masyarakat tidak lagi kekurangan air,” kata Budi.
Kades Mertelu, Sukirno mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan kepada warganya.
“Harapannya dengan sentuhan bantuan tersebut, masyarakat kedepan akan mampu mengatasi kesulitan air di musim kemarau,” ujarnya. (red)
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…