GEDANGSARI – Kamis Wage | Program Mari Wakaf Mata Air Untuk Menggantikan Air Mata di Kecamatan Gedangsari sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dimotori oleh Camat Gedangsari, Martono Imam Santoso diwujudkan dengan pembuatan sumur bor dan pengoptimalan sumur gali untuk memenuhi kebutuhan air terutama pada musim kemarau.
Melalui program ini, Camat Gedangsari mencoba menggandeng beberapa pihak baik lembaga maupun perorangan untuk berkerjasama mengentaskan wilayah Kecamatan Gedangsari dari kondisi krisis air.
Salah satu donatur asal Yogyakarta, Budi Santoso meninjau langsung wilayah yang telah selesai dibuatkan sumur bor yakni di Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari.
Menelan dana hingga 87 juta, beberapa sumur gali dan sumur bor sudah mulai mendapatkan sumber mata air. Sementara untuk pembuatan sumur bor dikerjakan oleh masyarakat secara gotong royong.
“Semoga sumur ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya, sehingga tahun-tahun mendatang masyarakat tidak lagi kekurangan air,” kata Budi.
Kades Mertelu, Sukirno mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan kepada warganya.
“Harapannya dengan sentuhan bantuan tersebut, masyarakat kedepan akan mampu mengatasi kesulitan air di musim kemarau,” ujarnya. (red)
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…
GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…
YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…
YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…
BANTUL - KAMIS WAGE, POLISI mengungkap kasus dugaan penggelapan sejumlah barang milik sebuah toko grosir…