PERISTIWA

Memiliki Gejala Mirip Corona, Tiga Tenaga Medis Puskesmas Harus Diisolasi

GUNUNGKIDUL – Tiga orang tenaga medis Puskesmas ll Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, harus diisolasi dan menjadi Orang Dalam Pantauan (ODP) lantaran memiliki gejala mirip corona. Hal tersebut bertujuan agar para tenaga medis ini tidak menularkan virus berbahaya.

PJ Upaya Kesehatan Perseorangan (UKP), Drg. Denis Herlina, mengatakan bahwa, Tiga tenaga medis di Puskesmas ll Karangmojo menjadi ODP pasca memiliki gejala mirip Covid-19 dan beriwayat melakukan interaksi di zona merah.

Ketiga tenaga medis tersebut yakni, seorang tenaga perawat, dokter umum, dan juga asisten apoteker. Ketiga tenaga medis ini diketahui memiliki riwayat yang berbeda – beda, namun demikian bersinggungan dengan zona merah Covid-19.

“Untuk tenaga Perawat diketahui memiliki riwayat mengikuti pelatihan tenaga medis untuk haji di Solo yang kemudian mengeluhkan batuk dan pilek, sedangkan untuk Dokter Umum diketahui merupakan suami dari seorang dokter yang menangani pasien positif corona di Gunungkidul,” katanya, Jum’at (03/04/2020) siang.

INFO HARI INI-BUAT SIM DAPAT MASKER SATLANTAS BAGIKAN GRATIS

Lebih lanjut, Denis mengatakan, untuk Asisten Apoteker sendiri diketahui berkontak langsung dengan pasien dan perantau yang datang ke Puskesmas 2, Karangmojo. Para tenaga medis ini umumnya menderita batuk yang disertai flu dan juga panas, sehingga dikhawatirkan akan menular ke para petugas medis lainnya.

“Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, ketiga tenaga medis ini diisolasikan dan kita minta untuk tidak beraktifitas di luar ruangan selama 14 hari kedepan,” jelasnya.

Selain itu, ketiga tenaga medis juga diminta untuk memberikan update terbaru kondisi mereka setiap hari agar mendapatkan penanganan. Isolasi diri ini dilakukan di rumah masing – masing, jika nantinya kondisi tenaga medis ini memburuk, akan segera dibawa kerumah sakit rujukan Covid-19 atau tempat pelayanan medis lanjutan yang ada di Kabupaten Gunungkidul.

Sementara itu, data Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul sendiri menyebutkan, sejauh ini terdapat 735 Orang Dalam Pantauan (ODP), dan 30 Pasien Dalam Penanganan (PDP) di Kabupaten Gunungkidul.

“Dengan ODP dan PDP terbanyak berada di Kecamatan Karangmojo yang mencapai angka 157 ODP dan 5 PDP,” jelas Dewi Irawaty.

Pemerintah sendiri menghimbau warga agar tetap tenang dan mendengarkan apa yang menjadi arahan Pemerintah Daerah. (hery)

INFO HARI INI-GRATIS, OJEK DAN JURU PARKIR DAPAT PEMBAGIAN INI

infogunungkidul

Recent Posts

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…

1 hari ago

Pertamina Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Hingga 2026 PT

PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…

4 hari ago

Tabrak Honda Beat, Seorang Pelajar Meninggal Dunia di TKP

GUNUNGKIDUL - JUM'AT WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

2 minggu ago

JAPFA dan LPER Resmikan Kemitraan Strategis

GUNUNGKIDUL - KAMIS PON, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) bersama Koperasi Produsen Usaha Lembaga…

2 minggu ago

UNS Wisuda 1.082 Mahasiswa Periode VII Tahun 2026

SURAKARTA - MINGGU WAGE, UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta mewisuda sebanyak 1.082 mahasiswa di Auditorium…

3 minggu ago

Unjuk Rasa di Yogya Berlangsung Aman

YOGYAKARTA - JUM'AT PAHING, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan, aksi demontrasi yang berlangsung pada siang hingga…

3 minggu ago