WONOSARI, Jumat Pon | Suharno, begitu bergeser dari PDIP ke Partai Nasional Demokrat, ditamsilkan Babat Alas Mrentani. Dia tidak hanya pindah partai, tetapi juga pindah dapil yang bersemak belukar.
Suharno, kata sebagian pengamat, bahkan memasuki kandang harimau. Alasannya, bertarung di dapil 3, banyak pesaing berat.
Di sana ada Endah Subekti Kuntariningsih, Untung Ardiyanto, Suharjo, rekan seperjuangan semasa di PDIP.
Ada pula incumbent Nasdem Anton Supriyadi, Sunardi dari Gerindra, mantan pejabat eksekutif Supartono dan banyak lagi yang lain.
Meski demikian, perolehan by name Suharno ada di posisi teratas 5.717, mengungguli Untung Ardiyanto 4.963, bahkan jauh meninggalkan Endah Subekti Kuntariningsih yang hanya mengumpulkan by name 4.770.
Tidak hanya itu, Suharno meninggalkan incumbent lain seperti Suhartini PKB 3.441, Suyanto Demokrat 3.258, Sugeng Nurmanto PAN 2.243, bahkan Anton Supriyadi Nasdem hanya menumpulkan 2.210 by name.
Eloknya, Dua pendatang baru, Gunawan dari Golkar 4.590, dan Ehwan Mulyana dari Gerindra sanggup menangguk by name sebesar 4.297.
Incumbent seperti Sunardi dari Gerindra serta Suharjo dari PDIP, terpental, gagal masuk gedung DPRD Gunungkidul. (Red)
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…