WONOSARI-Dia menyayangkan pembacaan SK itu aneh, karena ketika diklarifikasi, jawabannya lupa. Ini, menurutnya tidak masuk akal
(Kamis Kliwon)-DPRD Gunungkidul (18/07) sore melaksanakan sidang paripurna membahas dua materi. Pertama, pembehetian Suharno, SE dari jabatan Ketua DPRD. Kedua, Pengangkatan Ketua DPRD. Sidang berjalan singkat, diwarnai interupsi.
Undangan paripurna tertulis jam 13.00 WIB sempat molor cukup lama, dengan alasan pembenahan rancangan Surat Keputusan serta rapat koordinasi anatara Setwan dan unsur pimpinan, juga konsultasi dengan Biro Hukum dan Tapem.
Rapur dimulai pukul 15.45, berakhir jam 16.00 WIB. Suharno, SE, didampingi Wakil Ketua Supriyadi, Marsiyo, dan Ngadiono menyatakan rapat paripurna memenuhi quorum.
“Rapat paripurna dihadiri dan ditandatangni 32 anggota. Ini sesuai Tatib DPRD Gunungkidul Pasal 81, huruf b,” ujar Suharno, mengisyaratkan bahwa paripurna syah.
Sekretaris DPRD, Agus Hartadi membacakan Rancangan Surat Keputusan No. 6/KPTS/2018, Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pergantian Antar Waktu, Ketua DPRD Gunungkidul 2014-2019. Usai pembacaan rancangan SK Suharno menawarakan kepada peserta sidang.
“Apakah Rancangan SK tersebut bisa ditetapkan menjadi Keputusan,” ujarnya.
Peserta pun menjawab dengan suara tidak serempak. Drs. Supriyadi Wakil Ketua dari Fraksi PAN melakukan interupsi.
“Mengapa SK Pengangkatan Pergantian Antar Waktu Ketua DPRD tadi tidak dibaca,” tanya Supriyadi.
Suharno, selaku pimpinan Paripurna menjawab, bahwa hal tersebut tidak perlu dipersoalkan. Dia menegaskan, Demas Kursiswanto, selaku pengganti Ketua DPRD bisa memakluminya.
Paripurna bubar, tetapi tidak berhenti sampai di situ. Di luar sidang, salah satu anggota DPRD dari Fraksi PDIP, mempertanyakan hal serupa.
“Pemberhentian Ketua DPRD dan Pergantian Ketua DPRD itu hal yang berbeda. Ada apa, pergantian tidak dibaca,” ujar anggota Fraksi PDIP.
Dia menyayangkan pembacaan SK itu aneh, karena ketika diklarifikasi, jawabannya lupa. Ini, menurutnya tidak masuk akal. Sidang Paripurna telah berlalu, sementara hasilnya menyisakan teka-tekikecil yang tidak pernah terjawab. (Agung)
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…
GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…