GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON | Menanggapi keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan, Kepala Puskesmas Nglipar 1, Sumadi, SKM., MM., memberikan klarifikasi mengenai kondisi operasional fasilitas kesehatan yang ada, Selasa (13/01/26).
Puskesmas Nglipar 1, demikian diungkapkan Sumadi, saat ini melayani tiga kalurahan dengan total cakupan mencapai 13.000 peserta BPJS Kesehatan. Sementara, seluruh biaya operasional puskesmas saat ini sangat bergantung pada pendapatan dari BPJS. Keterbatasan anggaran tersebut berdampak langsung pada pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM) serta sarana dan prasarana yang ada.
Terkait salah satu poin krusial yang disoroti yakni layanan ambulans, pihak puskesmas mengakui, bahwa saat ini hanya memiliki satu orang sopir yang memiliki kualifikasi resmi.
“Mengoperasikan ambulans memerlukan lisensi khusus, karena ada pelatihan mengenai etika, adab, dan teknik berkendara darurat. Saat ini kami hanya punya satu sopir dan itupun masih Thl dengan jam kerja hingga pukul 15.00 WIB, selebihnya dilakukan secara on-call,” ujar Sumadi.
Kondisi serupa, Sumadi menambahkan, juga terjadi pada tenaga medis. Saat ini, Puskesmas Nglipar 1 hanya didukung oleh 10 perawat yang dibagi ke dalam tiga sif.
“Jika ada satu orang saja yang berhalangan masuk, kami kesulitan mengatur ulang jadwal karena jumlah tenaga yang sangat minim,” tambahnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Ismono S.SiT, M.Kes., menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat dalam pelayanan IGD di Puskesmas Nglipar 1.
“Terima kasih atas masukan terkait kekurangan pelayanan di Puskesmas Nglipar 1. Kami siap melakukan perbaikan agar pelayanan ke depan menjadi lebih baik. Kami mohon ma’af atas kejadian tersebut,” terang Ismono.
Dinas Kesehatan berkomitmen untuk menjadikan bahan evaluasi guna meningkatkan standar pelayanan kesehatan di wilayah Kabupatn Gunungkidul, khususnya di tingkat puskesmas.
Penulis: Jank-Kunk
Editor: HRD
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…
GUNUNGKIDUL – SABTU WAGE, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Perempatan…