NGLIPAR-MINGGU WAGE | Pasca demo warga, Pemerintah Kalurahan Natah, Kapanewon Nglipar, melayangkan Surat Permohonan Audit kepada Bupati Gunungkidul H. Sunaryanta. Selain memenuhi desakan warga, surat yang bersifat segera tersebut sebagai upaya Meningkatan Kemampuan dalam Pengelolaan Keuangan Kalurahan Natah.
Melalui surat Nomor 154/PemKal/IX/2023, Pemerintah Kalurahan Natah mengajukan permohonan bantuan audit yang ditujukan kepada Bupati Gunungkidul H. Sunaryanta, Rabu (11/10/2023).
Dalam surat yang ditandatangani oleh Lurah Natah Wahyudi tersebut, pihak Kalurahan Natah memohon agar segera dilakukan pemeriksaan atau audit sesuai permintaan warga Natah saat melakukan aksi demo, Senin (09/10/2023) lalu.
Sementara itu saat mendatangi Kantor Redaksi infogunungkidul, Koordinator Aksi Demo Yitno, menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh jajaran maupun instansi atas sikap pribadinya maupun seluruh peserta demo yang meninggalkan Kantor Kalurahan Natah sebelum klarifikasi dari Lurah Natah usai.
“Bukan kami tidak menghormati pihak Polsek, Koramil, Ibu Panewu, tapi karena situasi mulai memanas sehingga kami memilih pergi untuk menghindari terjadinya anarkis dari warga,” jelasnya.
Atas nama warga Natah, Yitno juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh instansi pemerintah yang selama ini pernah menerima perlakuan arogan dari Wahyudi.
“Kami malu punya Lurah seperti Wahyudi, kami sudah tidak percaya dan tidak mau lagi dipimpin Wahyudi,” tambahnya.
Selain itu berdasarkan informasi yang disampaikan Yitno, bahwa pihaknya telah dipanggil Inspektorat Daerah Kabupaten Gunungkidul beberapa hari lalu untuk dimintai keterangan terkait demo yang terjadi.
Selain Inspektorat, Yitno mengaku, dirinya telah mendapatkan kabar bahwa, Tipikor Polres Gunungkidul akan segera melakukan pemeriksaan pada Senin (16/10/23) esuk.
Terkait hal itu, Yitno berharap, jika terbukti bersalah, penegak hukum segera dapat menyeret Lurah Wahyudi ke penjara.
“Jka terjadi penyimpangan penyimpangan yg dibenarkan dipijak hukum segera menyeret lurah Wahyudi masuk penjara sekaligus bukan hanya masuk penjara sekaligus memberhentikan dengan tidak secara hormat,” tulis Yitno yang dikirim melalui WhatsApp (15/10/23).
Yitno menambahkan, rakyat Natah sudah merasa muak dan benci terhadap pemimpin arogan. Ia berpendapat, pembangunan yang seharusnya dapat dinikmati masyarakat Natah, justru untuk kepentingan pribadi dan keluarga.
“Blum Lg setiap tahun bisa membangun rumahnya Gonta ganti mobil belum Lg akhir akhir ini beli sepeda motor ninja…apakah semacam ini rakyat tdk boleh menaruh curiga…baru 2pereode saja sdh bisa kaya raya.Sangat sangat elok sekali..,dan jika ada salah satu intansi terkait yg akan menutup nutupi kebobrokan Lurah Natah Wahyudi, rakyat Natah tdk segan segan akan berontak dgn sekuat tenaga akan menggalang semuai lini masyarakat. Natah membangun kekuatan yg lebih besar lagi mengadakan demo besar besaran,” pungkasnya.
(A Yuliantoro)
GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…