WONOSARI, RABU PON-Pendidikan di Gunungkidul dinilai semakin bagus, namun perlu adanya peningkatkan Sumberdaya Manusianya. Terlihat 1500 tenaga guru pendidik, baik GTT/PTT serta guru ASN penuhi Pendopo Bangsal Sewoko Projo, Rabu, (18/04) mengikuti seminar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional.
Dr. H. Muhir Subgya, MM, Ketua Pengurus Besar PGRI Nasional saat menjadi narasumber mengatakan, bahwa pendidikan di Gunungkidul semakin maju, terlihat dari antusiasme para guru dalam mengikuti seminar dari awal sampai akhir.
Dia berharap dengan antusiasme yang ditunjukkan, berangsur-angsur SDM nya akan semakin meningkat. Kemajuan pendidikan bisa terlihat bagaimana gurunya dalam menghadiri forum-forum yang diadakan oleh PGRI Gunungkidul.
Diakuinya, memang masih harus memperbaiki kualitas SDM, 4 kompetensi harus dipenuhi oleh guru yang profesional, terutama kompetensi soal kepribadian yang menyangkut akhlak, supaya menjadi karakter seorang guru yang menjadi suri tauladan.
Terkait masalah kesejahteraan, menurutnya, bagi guru GTT/PTT tergantung dari SK bupati. Selain itu tergantung anggaran APBD, kalau itu terpenuhi kedepanya bisa mendapatkan sertifikasi atau anggaran dari Pemerintah Daerah.
Pada saat ini, tambahnya, baru sebatas Surat Keputusan (SK) Kepala Sekolah, jadi belum mempunyai kekuatan hukum tetap. Sedang untuk Kabupaten lain sudah banyak yang mengeluarkan SK Bupati. Untuk di Gunungkidul masih diteliti supaya tidak salah meng-SK-kan, selain itu tergantung dari kemampuan APBD.
Dr. H. Muhir Subgya, MM, Ketua Pengurus Besar PGRI Nasional: Pendidikan di Gunungkidul Masih Harus Memperbaiki Kualitas SDM
Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Kabupaten Gunungkidul H. Bahron Rosyid, menjelaskan, sesuai instruksi Bupati yang dilimpahkan kepadanya, bahwa pemberian SK Bupati kepada guru GTT/PTT, formula yang terbaik untuk mengeluarkan SK, sesuai dengan formasi yang ada, nominasi dan kemampuan anggaran daerah yang ada.
Yang jelas akan mengeluarkan SK sesuai dengan jumlah formasinya, saat ini yang diajukan kurang lebih ada 580. Masalah mengantisipasi GTT/PTT yang belum mendapatkan SK, karena jumlahnya masih ribuan, Bahron belum bisa memberikan jawaban.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Kabupaten Gunungkidul, H. Bahron Rosyid: Akan Mengeluarkan SK Sesuai Dengan Jumlah Formasinya. (Joko)
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…