PURWOSARI-RABU WAGE |Sebagian warga Temon, Kapanewon Purwosari, Gunungkidul meragukan proyek pengeboran air baku senilai Rp 2,9 miliar bisa selesai Desember 2021.
Diklarifikasi Thomas B Harjono Direktur PT. Aquatec Rekatama Konstruksi selaku pemenang lelang berpandangan sebaliknya, bahwa bisa merampungkannya.
“Pasti selesai mas,” kata Thomas B Harjono kepada awak media melalui aplikasi WhatsApp, (8/12-2021) silam.
Kembali diklarifikasi, Thomas B Harjono tidak memberi jawaban apa apapun. Kabarnya proyek milik balai besar itu menemui kegagalan besar.
February 2022 mestinya proyek tersebut telah selesai dan diresmikan, tetapi menurut Tukijan Dukuh Temon, Kapanewon Purwosari titik pengeboran digeser 200 meter dengan alasan titik pertama tidak menemukan sumberdaya air.
Tentang pemindahan titik menurut Tukijan belum ada keterangan pasti, besuk kalau sudah mulai saya kabari,” ucapnya (22/06).
Soal gagalnya pengeboran sumur dalam kalangan DPRD Kabupaten Gunungkidul tidak memberikan komentar apa pun. Yang jelas kalau proyek itu macet Negara dirugikan Rp 12.923.202.735,00 miliar.
Dana di atas berasal dari Kementerian PUPR yang digelontorkan melalui BBWS Opak Serayu Progo.
(Red)
GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…