WONOSARI – Rabu Pahing | Meski diwarnai rintik hujan, ribuan umat Katolik tampak khidmat mengikuti Misa dalam perayaan Rabu Abu umat Katolik di Gereja Paroki Santo Petrus Kanisius, Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari, Selasa (25/02/2020) petang.
Prosesi Misa Rabu Abu dilakukan dengan memberikan abu suci kepada setiap umat yang hadir dalam bentuk tanda salib di dahi. Bagi umat Katolik, abu menjadi makna pertobatan tulus persiapan Paskah dengan dimulainya pantang dan puasa untuk 40 hari sampai menjelang Paskah mendatang.
Romo JB Clay Pariera SJ mengatakan, masa Pra-Paskah tahun ini mengusung tema Bertobat, Terlibat dan Berbuah Berkat. Dimana, umat Katolik harus berani rendah hati mengakui sebagai manusia dengan segala dosa dan kesalahan diri.
Menurutnya, tidak cukup hanya bertobat saja, tetapi hendaklah umat juga bergegas diri melakukan perbuatan yang baik mewujudkan karya-karya kasih yang nyata bagi sesama dan dunia.
“Segala tindakan perbuatanya harus membuahkan berkah kebahagiaan dan keselamatan,” ujarnya, Rabu (26/02/2020).
Romo Yesuit mengingatkan, masa pantang dan puasa perlu dimaknai sebagai laku spiritualitas iman secara total kepada Tuhan, seperti bacaan kitab suci yang menegaskan tentang perihal berpantang dan puasa wajib dijalani tanpa mengurangi kadar beraktivitas dan berkarya.
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…