POLITIK

Pilkada 2020, Bawaslu Tak Bisa Mengawasi Sendirian

GUNUNGKIDUL-SABTU PAHING | Ketua Bawaslu Gunungkidul, Tri Asmiyanto menyatakan, tugas dalam mengawal atau mengawasi Pilkada 2020 tidak ringan, tetapi bertambah berat. Pundak Bawaslu ada tugas utama yakni mengawasi proses pilkada, ditambah mengontrol ketaatan Paslon Bupati, Wakil Bupati, sekaligus masyarakat terhadap protokol kesehatan. Menyelesaikan tugas pengawasan dan kontrol protokoler, Bawaslu perlu bekerjasama dengan berbagai pihak.

Tri Asmiyanto mengungkapkan hal itu, saat ngopi bareng dengan sejumlah awak media di Omah Kayu, Jumat siang, 2/10/20. Pertemuan yang sengaja diformat dalam bentuk silaturahmi itu bertujuan membangun kerjasama hubungan antar lembaga.

“Bawaslu akan banyak mendengar, sekaligus menerima masukan dari para jurnalis dan semua pemangku kepentingan,” ujar Ketua Bawaslu dalam kata pengantarnya.

Karena tahapan pilkada sejak 26 September memasuki masa kampanye dan berakhir 5 Desember 2020, awak media diharapkan berpartisipasi dalam soal pengawasan alat peraga sosialisasi (APS).

Khusus APS, seperti ditambahkan Rosita dari divisi pengawasan, berdasarkan regulasi harus didaftarkan ke KPU terlebih dulu.

“APS idak terdaftar, terapis gunakan, itu merupakan pelanggaran, kata Rosita.

Tidak sebatas itu, ini sambung anggota Bawaslu, Is Sumarsono. Segala sesuatu yang terkait dengan pilkada, para wartawan jauh memiliki jangkauan lebih, dibanding keterbatasan jumlah SDM Bawaslu.

“Pengawasan oleh seluruh elemen masyarakat, punya implikasi besar terhadap proses demokrasi di Kabupaten Gunungkidul,” terang Is Sumarsono.

Sejalan dengan yang dijelaskan anggota komisioner yang lain Rini Purwandari, bahwa untuk mengoptimalkan pengawasan, Bawaslu merekrut dan menggerakkan pengawas segmen perempuan.

“Jumlahnya sesuai dengan total padukuhan di Gunungkidul, yakni 1.431 personil. Bawaslu berharap, rencana rekruitmen itu disebar ke masyarakat. Rekruitmen dilakukan tanggl 3 -15 oktober,”
tandasnya.

Dalam acara jumpa pers siang itu dihadiri empat komisioner Bawaslu Gunungkidul. Sudarmanto tidak hadir karena ada tugas tertentu di internal Bawaslu.

(Bambang Wahyu Widayadi)

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

5 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

2 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

2 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

3 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

4 minggu ago