PERISTIWA

Pilkada Gunungkidul 2024 Menghangat: Bacalon Bupati Perang Pelayanan Pupuk

GUNUNGKIDUL-KAMIS PAHING | Dikutip dari laman KPU RI, Pelaksanaan Pilkada 2024 diselenggarakan serentak, Rabu Pon, 27 November 2024.

Prof. Sutrisna Wibawa muncul lagi. Dia berniat mengulang kompetisi dengan Sunaryanta yang di 2023, adalah Bupati petahana.

Sutrisna Wibawa menawarkan dagangan lama ke petani. Dia bertekad memberi pelayanan terbaik terhadap kebutuhan pupuk petani Gunungkidul.

Rival berat Sunaryanta pada Pilkada 2020 itu bangkit dan ancang-ancang.

Mantan Rektor UNY ini menggandeng Sumanto yang juga putra Gunungkidul.

Seperti diketahui, Pilkada 2020, putra Sokaliman Karangmaja ini berpasangan dengan Mahmud Ardi Widanto meraih suara 144 ribu lebih. Sunaryata bersama Heri Susanto unggul di angka 155. 878 suara.

Untuk kepentingan Pilkada 2024, Profesor Sutrisna Wibawa bilang serius.

“Bapak Ibu, yang terhormat para sesepuh dan tokoh Gunungkidul di mana pun berada, mohon doanya, kami, Sutrisna Wibawa dan Bapak Sumanto, bersama Koperasi Jaringan Jasa Usaha Bersama (KJJUB) Indonesia, berusaha mencoba mengatasi sebagian kecil kesulitan para petani di Gunungkidul dalam memenuhi kebutuhan pupuk,” tulis Prof. Sutrisna Wibawa yang beredar di WhatsApp, 14-6-2023.

Semoga, lanjut Sutrisna Wibawa, apa yang kami lakukan bisa menjadi setitik embun yang mencerahkan para petani di Gunungkidul dalam meningkatkan hasil pertanian.

“Matur nuwun. Salam hormat dan sehat,” pungkasnya.

Fakta dan data lapangan menunjukkan, bahwa kelangkaan pupuk, kini telah menjadi cerita usang.

Sejak awal duduk di kursi Bupati, Sunaryanta cepat menangani kasus yang sering membelit kepentingan petani.

“Ini penting karena mayoritas warga Gunungkidul bermata pencaharian petani,” ujar Bupati Sunaryanta, usai inspeksi mendadak di dua gudang pupuk Jeruksari dan Semanu, Senin 13-9-2021 silam.

Bupati mengapresiasi PT Pusri dan PT Petrokimia. Alasannya, kedua perusahaan itu memberikan alokasi pupuk mencapai 18.000 ton urea dan 11.000 ton produk Petrokimia.

Pelayanan pupuk ke petani yang Prof. maksudkan secara teknis seperti apa? Mendirikan kios, atau menjual pupuk bersubsidi tanpa berbelit, atau bagaimana, ketika dikonfirmasi belum ada respon.

(Bambang Wahyu)

infogunungkidul

Recent Posts

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

1 hari ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

1 minggu ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

2 minggu ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

2 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

3 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

3 minggu ago