NGLIPAR, Kamis Kliwon | Warga Padukuhan Blembeman Desa Natah, Kecamatan Nglipar mengkhawatirkan perindang jalan, pohon asem londo yang mati bertahun-tahun. Saat ini masih terlihat kokoh, tetapi sewaktu-watu ranting kering bisa nenimpa pengguna jalan. Wahyudi, Kades Natah, menyatakan siap merobohkannya.
Kekhawatiran tersebut diunggah di akun facebook komunitas Peduli Nglipar (27/05).
“Ijin posting pak. Lokasi Blembeman, Natah, Nglipar, Gunungkidul, ada kayu asem yang mati lama, kemungkinan sudah lapuk. Mohon pihak terkait bisa mengkondisikan,” demikian usul warga komunitas.
Wahyudi, Kades Natah, saat dikonfirnasi menyatakan, akan segera turun tangan melakukan penebang asem londo yang telah meranggas.
“Berdasarkan penuturan warga setempat, pohon itu ditanam tahun 1990-an,” ujar Wahyudi, (29/05).
Umur pohon, lanjut Kades Natah sudah cukup tua (29) tahun. Dia menyatakan, kala itu penanaman perindang jalan digerakkan oleh Dinas PUPR.
“Tidak masalah, segera kami bereskan, supaya semua aman,” tadasnya. Bambang Wahyu Widayadi
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan…
YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, Sebanyak 1.054 lulusan Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode IV…
GUNUNGKIDUL - RABU KLIWON, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P., mengapresiasi kinerja UPK Satu…
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Naniek S Deyang mengundurkan diri dari jabatannya. Naniek mundur dari…