Massa saling lempar serta memukul petugas dihalau dengan mobil water cannon. Tembakan gas air mata yang dilancarkan petugas kepolisian tidak menyurutkan aksi beringas massa.
Tindakan tegas dilakukan, tembakan demi tembakan terdengar. Beberapa orang yang diduga provokator berhasil diringkus dan diamankan petugas.
Peristiwa tersebut diperagakan dalam simulasi yang dilaksanakan jajaran Polres Gunungkidul bersama Kodim 0730/GK dalam mengamankan pelaksanaan Pemilu 17 April 2019 yang akan datang.
BACA JUGA: Hampir Sepekan Hilang, Wono Taruno Ditemukan Di Alas Kalongan
Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady, SH, S.I.K, MH menjelaskan, simulasi kerusuhan tersebut merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan Pemilu yang aman dan damai. Pihak kepolisian Polres Gunungkidul akan menindak tegas siapapun yang mengganggu proses Pemilu dan ketertiban umum.
“Peraga simulasi dari anggota Polres dan Kodim 0730 Gunungkidul serta petugas Pemilu yang nanti akan bertugas di TPS,” pungkas Ahmad Fuady.
Page: 1 2
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…
GUNUNGKIDUL – SABTU WAGE, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Perempatan…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, SEJUMLAH wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini diperkirakan…
WONOSARI - KAMIS KLIWON | BDM (58) seorang lelaki pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Dinas…
GUNUNGKIDUL – KAMIS KLIWON | Kecelakaan tragis menimpa seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) di Jalan…