WONOSARI-SENIN KLIWON | Setidaknya 68 mantan lurah se-Gunungkidul berkumpul membentuk Paguyuban. Untuk silaturahmi pertama mereka melakukan terapi gratis bersama Banyu Urip.
“Sebab Paguyuban Mantan Lurah Gunungkidul telah mendirikan yayasan dan terdaftar di Kemenkumham tanggal 13 Juni 2020, silam,” ujar Sutiyono, (20-12-2021).
Acara terapi yang terselenggara di salah satu Rumah Makan (RM) Kalurahan, Karangrejek Kapanewon Wonosari, Sabtu 19 Desember 2021, terang Sutiyono, dan kebertulan difasilitasi Dinas Nakertrans DIY.
Bregada Rahman Handayani, demikian nama Yayasan Mantan Lurah, bersilaturahmi dengan tujuan menyehatkan anggota, sekaligus warga yang memiliki keluhan penyakit.
“Rumah sakit banyak didirikan sementara warga yang sakit tidak surut tetapi justru bertambah. Meski tidak lagi memegang kekuasaan di desa, 68 mantan lurah dari 18 kapanewon ingin mengabdikan diri untuk masyarakat, di tempat tinggal masing-masing,” imbuh Sutiyono.
Ditanya soal alasan mengapa fasilitator kegiatan terapi Dinas Nakertrans DIY, Sutiyono menjawab simpel.
“Paguyuban mantan lurah Gunungkidul hanya mengalir saja. Siapa yang peduli memberi sarana pertemuan diterima dengan senang hati,” pungkasnya. (Bambang Wahyu)
BANTUL - RABU PON, SEORANG pria berinisial AS (34) warga Panggang, Gunungkidul, ditangkap polisi usai…
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…