Menurut Bupati, acara adat bersih desa mengandung nilai sosial yang bersumber dari budaya Jawa yaitu menguatkan rasa kekeluargaan, persaudaraan dan semangat gotong royong, dalam mewujutkan tujuan bersama.
Sementara itu, Kaderi Selaku Kedes Desa Ngalang menyatakan, dari tahun ke tahun Rasulan Gubug Gede tambah semarak. Dia mengklaim rasulan bermanfaat untuk menggerakkan tekad gotong royong warga 14 padukuhan. Disinggung soal tema, Kaderi menegaskan, Gubug Gede 2019 dijiwai semangat Pancasila rasa Bineka Tunggal Ika.
Pada akhir prosesi rasulan, sebelum Sujoko naik panggung ngibing dan nyawer tayub atas nama Bupati Gunungkidul, ratusan warga berebut makanan yang dirakit dalam 14 gunungan.
Bambang Wahyu Widayadi
Page: 1 2
YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…
YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…
BANTUL - KAMIS WAGE, POLISI mengungkap kasus dugaan penggelapan sejumlah barang milik sebuah toko grosir…
PENDIRI Ikatan Wartawan Online (IWO) akan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) perdana pada tahun 2026. Dalam…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI, Pemilihan Lurah (Pilur) serentak di Kabupaten Gunungkidul telah terlaksana, Sabtu (26/09/26).…
GUNUNGKIDUL – SABTU LEGI, Polemik pembongkaran Mushola Watu Bolong Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul…