NGAWEN – Kamis Wage | Kirab budaya di lapangan Desa Kampung, Kecamatan Ngawen, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 2019, berbeda dengan kirab 2018. Sebanyak 6000 peserta, bahkan lebih memadati lapangan.
Memperingati HUT ke 74 6 kontingen memamerkan berbagai jenis budaya. Kirab juga diikuti siswa tingkat SMA, SMK, SMP dan MTS .
VIDEO TERKAIT :
Perserta berjalan kaki menempuh jarak 6 kilometer. Mereka berangkat dari lapangan Kampung melewati depan kantor kecamatan, pasar Kampung, Padukuhan Gudang, Gantiwarno, lalu kembali ke lapangan.
Camat Ngawen Selamet Winarno S.Sos, M.M. didampingi AKP Kasiwon serta Komandan Koramil Kapten Selamet, menyaksikan kirab di atas panggung kehormatan yang disetting di depan Kantor Kecamatan.
Karena peserta membeludak, petugas nyaris kewalahan mengatur lalulintas jalur Ngawen Cawas Nglipar.
Kesenian Ogoh-Ogoh Buto Ireng dan Buto Putih sajian Desa Kampung, cukup menyedot perhatian masyarakat.
Dua Ogoh-Ogoh, menurut penjelasan Panitia merupakan rekaan muda mudi Cahya Muda, Padukuhan Kaliwaru.
Kirab budaya kali ini, jelas Ketua Panitia, dibiayai oleh para donatur, berlangsung selama 120 menit, mulai jam 13.00 berakhir pukul 15.00 WIB. (winarno)
GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…