GEDANGSARI – Senin Legi | Sedikitnya 30 KK di Padukuhan Guyangan Lor, sekitar kawasan wisata Green Village, Kecamatan Gedangsari akhirnya bisa tersenyum lega.
Di tengah kesulitan air yang terjadi di Kabupaten Gunungkidul, satu sumur gali akhirnya dapat terbangun dan dimanfaatkan airnya berkat bantuan seorang donatur dari Keluarga Wardani Yogyakarta.
VIDEO TERKAIT :
Sumbangan sebesar 11.500.000 ribu rupiah dari keluarga Wardani Yogyakarta, oleh Camat Gedangsari kemudian dimasukkan dalam program wakaf mata air untuk menggantikan air mata.
Dari situlah terealisasi satu sumur gali yang saat ini telah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
Camat Gedangsari, Martono Iman Santosa mengatakan, program wakaf mata air untuk menggantikan air mata merupakan salah satu gebrakan yang dilakukannya untuk memerangi dampak kekeringan yang terjadi di Kecamatan Gedangsari.
Melalui program ini, Martono mendorong seluruh lapisan masyarakat baik perusahaan, kelompok medsos maupun perorangan untuk bergerak menyumbang demi kelancaran program ini.
Menurutnya ini akan sangat berdampak luas bagi masyarakat. Melalui inovasi ini, diharapkan kedepan Gedangsari mampu mengatasi kekeringan dan tidak lagi tergantung pada bantuan air bersih.
Camat Gedangsari berharap, kedepan Gedangsari tidak lagi adol welas dengan meminta bantuan air namun justru bisa memberikan bantuan air kepada yang membutuhkan. (Red)
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…