PATUK-KAMIS WAGE | Lurah Putat, Kapanewon Patuk, Gunungkidul, Sukardi memenuhi instruksi pemerintah Pusat kemudian menghimbau agar pelaksanaan sholat Idul Fitri di wilayah kerjanya dilaksanakan secara sederhana.
Istilah sholat secara sederhana dinilai tidak operasional dan tidak jelas karena rukun sholat sebenarnya bukan ranah pemerintah.
Takmir Masjid Al Ikhlas Putat Wetan berdasarkan pantauan media tetap menjalankan sholat Idul Fitri secara normatif. Tidak ada yang dikurangi tidak ada yang ditambah.
Sholat tetap dua roka’at, membaca Al Fatihah, membaca surat, rukuk, sujud dan salam. Usai sholat khotib melakukan khotbah, durasinya Bakan mencapai 13 menit.
Ketika sholat shaf juga tidak ada yang berubah. Jamaah rapat. Memang sebagian besar mengenakan masker. Bahkan sebelum masuk masjid tangan mereka disemprot cairan oleh petugas Hansip.
Yang berubah hanya satu. Mereka pulang tanpa bersalaman. Gantinya jabat tangan jamaah dipandu takmir masjid mengucapkan ikrar bersama. Jumlah jama’ah lebih dari 100 orang. (Bambang Widayadi)
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…