WONOSARI – Rabu Pon | Puluhan orang terlibat bentrok dengan aparat kepolisian di halaman Mapolres Gunungkidul, Rabu (12/02/2020) siang.
Dalam bentrokan tersebut, beberapa orang membawa senjata tajam berupa pistol dan pedang.
Situasi semakin memanas ketika massa mulai melakukan tindakan anarkis, melempari polisi dengan barang. Bentrokan pun tak terhindarkan saat massa mulai menyerang barisan polisi yang menghadang. Untuk memukul mundur massa, polisi juga mengerahkan pasukan anti huru hara dengan menembakkan gas air mata.
Lantaran para pengunjuk rasa semakin anarkis, petugas mengeluarkan kemampuan aksi bela diri sehingga para pengunjuk rasa bisa dilumpuhkan oleh petugas.
Situasi ini merupakan gambaran yang terjadi dalam simulasi proses pengamanan untuk mengantisipasi menghadapi Pilkada Gunungkidul Tahun 2020.
Kegiatan yang dilaksanakan di Halaman Mapolres Gunungkidul, yang disaksikan oleh Kapolda DIY, Irjen. Pol Drs. Asep Suhendar, M.Si.
Kapolda DIY, Irjen. Pol Drs. Asep Suhendar, M.Si berharap, agar semua agenda kegiatan masyarakat di Gunungkidul dapat berjalan aman dan lancar damai.
“Semoga di Pilkada nanti berjalan aman, sehingga Jogja akan menjadi yang istimewa dan aman,” katanya. (hr)
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…
GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…