INFOGUNUNGKIDUL, SENIN LEGI
PLAYEN– Solidaritas Kepala Desa se-Kabupaten Gunungkidul (SKDKG), menanggapi wacana cairnya Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Organisasi itu berharap agar bantuan tersebut tidak hanya ada di tahun politik. Hal itu disampaikan ketua SKDKG Sutiyono, Senin, (11/02).
Sutiyono lebih lanjut menyampaikan, program BKK agar bisa turun sebelum APBDes disahkan, sehingga tidak menghambat perencanaan APBDes. Mestinya, BKK tidak hanya ada di tahun politik tetapi tiap tahun. Hal tersebut perlu agar dalam perencnaan bisa pasti, tepat program, tepat sasaran serta senafas dengan UU No.6/2014 tentang Desa.
“Kemarin belum pasti, tetapi diharuskan masuk dalam APBDes, ini menjadi hal yang merepotkan kami,” jelas Sutiyono.
Dia menambahkan, program BKK agar merata, semua desa menerima secara proposional, sehingga tidak ada kesenjangan
“Yang namanya adil tidak harus sama tetapi minimal merata di 144 desa. Syukur juga sampai di 1.431 padukuhan,” ungkapnya.
Lebih lanjut Sutiyono menyampaikan, SKDKG mendukung program BKK dengan catatan menganut prinsip kemerataan dan keadilan. (Ag/ig)
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…