PERISTIWA

Strategi Pembangunan Desa Seluruh Indonesia Berubah Total

NGLIPAR-MINGGU LEGI | Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKP Desa) hingga penghujung 2020 dinilai tidak sanggup mengentaskan desa tertinggal. Oleh sebab itu, terkait basis data RKP, seluruh desa diwajibkan merujuk Indek Desa Membangun (IDM) berbasis SDGs, yang mulai awal April datanya mulai dikumpulkan oleh Relawan Pokja SDGs. Alasannya mulai awal Juni 2021 RKP Desa harus mulai disusun.

Untuk itu, Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi menugasi desa seluruh Indonesia, awal April 2021 segera melakukan pemutakhiran Indek Desa Membangun melalui SDGs.

Dalam satu obrolan singkat dengan Lurah Kedungkeris, Kapanewon Nglipar Gunungkidul biaya pemutakhiran data IDM SDGs terbilang cukup banyak.

“Tidak kurang dari Rp 50 juta,” ujar Lurah Kedungkeris, di rumah makan Alam Rempak beberapa waktu lalu.

Dihimpun dari berbagai sumber istilah Sustainable Development Goals (SDGs) diterjemahkan menjadi Percepatan Pembangunan berkelanjutan.

SDGs merupakan rencana aksi global yang disepakati oleh sejumlah pemimpin dunia, termasuk Indonesia.

Manfaat SDGs dirancang untuk mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan.

SDGs memuat 17 tujuan berisi 169 target yang diharapkan dapat dicapai akhir tahun 2030.

IDM menjadi alat ukur untuk menentukan status perkembangan desa di Indonesia. Selain itu, juga sebagai rujukan dalam menyusun program pengentasan desa tertinggal.

“Karena IDM berbasis SDGs memuat informasi lengkap tentang potensi setiap Kepala Keluarga, yang secara faktual akan menjadi rujukan penyusunan RKP Desa,” ujar Sukardi Lurah Desa Putat, secara terpisah, 24-4-2021.

Tahun 2020, Desa menyusun Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKP Desa) melalui gaya lama. Mulai tahun 2022 RKP Desa yang akan disusun Juni 2021, wajib merujuk data pembangunan berkelanjutan IDM berbasis SDGs. (Bambang Wahyu Widayadi)

infogunungkidul

Recent Posts

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

10 jam ago

28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Terbitkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Empat Dekade

JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…

4 hari ago

“Adu Banteng” Vario Vs Supra dua Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

1 minggu ago

Gorok Leher Sendiri, Pria Asal Gunungkidul Ditemukan Tewas

SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…

1 minggu ago

Waspada! Diduga Ulah Maling, 3 Warga Nglipar Kehilangan Emas dan Uang Tunai

GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…

2 minggu ago

Adu Banteng CBR Vs Supra, Satu Korban Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SABTU WAGE, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Perempatan…

3 minggu ago