INFOGUNUNGKIDUL, SABTU PON
WONOSARI-Proses demokrasi hingga tahun 2019, menurut matan Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno, SE masuk ke babak baru. Gejala cerai-berai karena adu domba amat dominan. Untuk pulih berangkulan dalam bingkai persatuan, butuh kemauan dan kerja ekstra.
“Demokrasi bukan alat cerai berai. Demokrasi adalah jalan untuk mencari para pimpinan yang mewakili rakyat. Untuk itu jangan mudah dikorbankan untuk alat kekuasaan. Jangan menumbuhkan permasalahan sosial. Sebenarnya kalau sudah duduk di parlemen mereka berpelukan, makan bersama, senang bersama, tertawa bersama, juga jalan bersama. Apakah kalian setelah selesai pesta demokrasi bisa rangkulan kembali? Setelah kita pelajari jawabnya tidak semudah itu,” ujar Suharno dalam kapasitas sebagai politisi Nasdem, (2/2).
Maka, lajut Suharno, jagalah persatuan, gunakan hak pilihmu tampa permusuhan. Yang dibela belum tentu membela, yang membela belum tentu dibela.
Dalam menghadapi pesta demokrasi 2019, dia menyodorkan strategi atau cara berfikir: memejamkan mata, menarik nafas, membuka fikiran, memasukannya ke hati sedalam dalamnya tentang satu hal.
“Tiap bulan yang Anda bela dapat gaji yang fantastik. Anda dapat apa? Apakah Anda diberi bagian? Tentu tidak. Apakah kalau yang Anda pilih bersenang-senang, Anda diajak, tidak juga, atau belum tentu,” ujarnya.
Tetapi, demikian mantan politisi PDIP ini mengingatkan, memilih adalah amat penting untuk menentukan nasib bangsa, lima tahun ke depan.
“Jangan golput. Gunakan hak pilih Anda dengan senyuman. Abaikan adu domba,” tegas Suharno. (Bambang Wahyu Widayadi)
YOGYAKARTA – SELASA WAGE, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta melarang seluruh personelnya menggunakan rokok Elektrik atau…
BANTUL - SENIN PON, KECELAKAAN tunggal yang melibatkan sebuah truk Hino bernomor polisi H-8168-OH terjadi…
SLEMAN - SABTU LEGI, KAPOLRESTA Sleman, Polda DIY AKBP Dhimas Prasetyo membantah adanya informasi yang…
YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, Kepolisian Daerah (Polda) DI. Yogyakarta menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak…
YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, SEBANYAK 876 mahasiswa Negeri Yogyakarta (UNY) mengikuti wisuda lulusan program Doktor,…