WONOSARI, SABTU KLIWON-Sungai Desa Siraman sepanjang 2 km mengalir melewati tiga dusun yakni Seneng, Winong dan Besari. Sungai tersebut, dewasa ini kumuh dipenuhi limbah pabrik dan sampah rumah tangga, sehingga kehilangan multi fungsi.
Yang selalu berulang, air hujan mengalir ke sungai mengangkut sampah dan tanah. Warga yang bermukim di sekitar sungai kurang peduli terhadap kebersihan. Drainase yang menuju sungai jarang dibersihkan.
Bahkan, demikian terang salah satu perangkat di dalam laman resmi Desa Siraman, sebagian warga banyak yang membuang sampah ke sungai, ditambah limbah berbahaya berupa sampah pabrik.
“Akibat nyata, Sungai Siraman mengalami pendangkalan, kemudian kehilangan fungsi sebagai penyangga ekosistem,” paparnya.
Anak-anak kehilangan area berenang. Ibu-ibu tidak lagi mencuci pakaian sebagaimana saat Sungai Siraman belum tercemar.
Desa, bekerja sama dengan Kapedal menggarap program kali bersih (Prokasih). Diskusi di kalangan warga pun rutin dilakukan.
“Hasilnya, ada harapan, bahwa Sungai Desa Siraman pulih kebersihannya,” pungkasnya. (Agung)
GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Geger persoalan pembongkaran mushola Watu Bolong Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, SEBANYAK 18 unit rumah dinas Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, Aipda S seorang oknum anggota polisi Polsek Kraton menjalani pemeriksaan Propram…
GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Hari Jadi Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan yang ke-93 menggelar bazar UMKM,…
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON, GEMPA bumi dengan kekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah…
PT PERTAMINA Patra Niaga memastikan harga BBM subsidi tetap tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026,…