WONOSARI-RABU LEGI | Lurah Pengkol Mardiyanto, Lurah Katongan Jumawan, Kapanewon Nglipar, serta Lurah Ngalang, Kapanewon Gedangsari, Kaderi menyatakan tahun 2021 tidak dilaksanakan kirab budaya meramaikan Rasulan seperti dua tahun silam.
Alasan ketiga Lurah tersebut cukup jelas, karena Gunungkidul terbelenggu PPKM. Alasannya, kirab Budaya seperti terakhir dilaksanakan pertengahan 2019 sangat potensial mengudang massal.
“Tetapi untuk Kenduri, di tingkat padukuhan, atau nyadran masih dilakukan oleh sebagian warga,” ujar ketiga Lurah dari tempat yang berbeda, 18-8-2021.
Lurah Katongan Jumawan menunjuk contoh peristiwa nyadran yang dilakukan warga Padukuhan Nglebak, awal Juli 2021 silam.
Sementara setelah memasuki bulan Suro ini pernyataan Lurah Pengkol Mardiyanto bahwa warga mengakhiri kegiatan rasul secara kecil-kecilan karena telah berganti tahun.
Selebihnya secara tegas Lurah Ngalang Kapanewon Gedangsari menyatakan, Rasulan Gubuk Gede yang biasanya digelar besar-besaran tahun 2021 ditiadakan.
“Warga memaklumi karena situasi dan kondisi tidak memungkinkan,” ujar Kaderi. (Bambang Wahyu)
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang tergolong brutal bahkan sadis terhadap…
WONOSARI – RABU KLIWON, Seorang remaja di Gunungkidul, menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan brutal oleh…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…
GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…
BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…