PERISTIWA

Tanggulangi Dampak Ekonomi Akibat Pandemi Warga Gelar Pasar “Ambil Secukupnya dan Bayar Seikhlasnya”

WONOSARI-JUM’AT LEGI | Cegah dampak ekonomi dari penyebaran virus korona, warga di Dusun Besari, Desa Siraman, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, membuka pasar denga sistem “Ambil secukupnya dan bayar seikhlasnya”. Selain itu, saat mengambil sayuran warga juga harus menerapkan protokoler penangulangan Covid-19 mulai dari menggunakan masker hingga menjaga jarak.

Terlihat warga antri sembari memilih berbagai sayuran segar yang di display di depan rumah warga. Sesekali tampak warga datang dengan membawa sayuran segar kemudian di displaykan di meja pasar tersebut.

Seperti inilah suasana pasar ambil secukupnya bayar seikhlasnya yang digelar oleh warga Dusun Besari, Desa Siraman, Kecamatan Wonosari, dalam penanggulangan dampak Covid-19.

INFO HARI INI-MANTAN NAPI: ISU BANYAK MALING KARENA BEBASNYA NAPI, ITU TIDAK BENAR

Heni Sumarsih, warga Besari, Desa Siraman, Kecamatan Wonosari mengatakan, konsep dari pasar ini adalah warga diperbolehkan menyalurkan berbagai sayuran hasil panen yang dimiliki, sebaliknya warga juga diizinkan mengambil sayuran secukupnya dan membayar seikhlasnya tanpa adanya patokan harga.

“Tak hanya disitu saja, dipasar ini juga diterapkan protokoler penanggulangan covid-19, dimana warga yang datang harus menggunakan masker serta menjaga jarak minimal 1 meter,” katanya, Kamis (14/05/2020) pagi.

Ia menambahkan, pasar tersebut telah dibuka sejak 4 hari terakhir, dimana banyak warga yang mulai kehabisan bahan makanan serta ketakutan untuk keluar rumah.

“Sehingga warga memutuskan untuk membuka pasar khusus untuk melayani satu Dusun,” tambahnya.

Sementara itu, Nurhidayati, salah seorang warga yang berbelanja mengaku, konsep pasar ini dirasa sangat ampuh membuat warga berada di zona aman tanpa keluar dari lingkungan desa untuk sekedar berbelanja, sehingga warga tetap merasa nyaman di tengah pandemi.

“Saya berharap dengan adanya pasar ini membantu pemerintah dalam menghindari dampak ekonomi akibat penyebaran virus corona,” ucapnya. (Hery)

INFO HARI INI-ANTRI BANTUAN SAYURAN DINAS PERTANIAN DIBUBARKAN POLISI

infogunungkidul

Recent Posts

Smart Batik Indonesia Kembangkan Ekosistem Batik Sawit di Yogyakarta

YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…

2 jam ago

Dugaan Malpraktik RSUD Wonosari akan Dibawa ke-Majelis Disiplin Profesi

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…

20 jam ago

Veda Ega Pratama Pembalap Indonesia Asal Gunungkidul Mengukir Sejarah Besar

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…

22 jam ago

Kekeringan di Gunungkidul, UPZ UP45 Salurkan Puluhan Ribu Liter Air Bersih di Ngawen

GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…

2 hari ago

Puluhan Gambar Muncul, Berikut Hasil Lengkap Bukaan Cupu Kyai Panjala

GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…

5 hari ago

Hari Jadi ke-196, Bupati – Wakil Bupati Gunungkidul Kian Memanas

GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…

7 hari ago